Minta Perbanyak Promosi Paket Wisata, Menpar: Saya Siap Dorong Raja Ampat Sebagai Center Diving

oleh -30 views
Mata Dunia Tertuju di Pulau Wayag Ikon Raja Ampat Sebagai Surganya Diving dan Snorkling.

RAJA AMPAT, Minggu (22/9/2019) suaraindonesia-news.com – Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya meminta setiap penyelenggaraan pameran wisata (travel fair) untuk lebih banyak mempromosikan dan menjual paket wisata Inbound (perjalanan wisata dalam negeri, red).

Hal itu disampaikan, Menpar Arief Yahya saat membuka pameran Kompas Travel Fair (KTF) 2019 di Jakarta Convention Center (JCC), Jumat (20/9).

Dijelaskan, Travel fair dapat menjadi strategi jitu untuk menjaring wisatawan. Namun keuntungan ini baru bisa didapatkan jika penyelenggara menambah produk domestik dan inbound dalam penjualannya.

“Naturally travel fair semacam ini adalah fokus ke outbound. Maka dari itu kami mendorong untuk memperbanyak inbound dan paket domestik. Agar lebih banyak domestik dan inbound, pilihan terbaiknya dikombinasikan, selain offline travel fair juga ada online travel fair,” kata Menpar.

Menpar berharap ke depan, event seperti KTF sudah merambah digital, terlebih saat ini wisatawan sudah search, look, book, and pay menggunakan aplikasi online.

“Saya sering mengatakan, semakin digital semakin global. Bukan hanya orang Indonesia yang akan beli, tapi seluruh dunia bisa beli. Karena pasar online sudah 70 persen, sementara offline cuma 30 persen. Dari online juga kita bisa dapat inbound lebih banyak,” tuturnya.

Menpar menyarankan, KTF 2020 harus lebih banyak mengundang destinasi-destinasi yang menjadi seller-nya. Kemenpar akan membantu sewa slot tempat karena transaksi hampir pasti akan terjadi dan jika tempatnya tidak disediakan di Indonesia, maka negara lain yang akan mengambil peluang tersebut.

Rilis yang diterima media ini, KTF 2019 menyajikan beragam penawaran pilihan baru di antaranya wisata halal, paket wisata domestik, dan petualangan. Total ada 122 exhibitor yang terdiri dari travel agent, airlines, hotel and resorts, dan lainnya dalam pameran ini. Pameran menargetkan 25 ribu pengunjung, dengan target transaksi mencapai Rp 111 miliar.

Menariknya, tema yang diangkat KTF tahun ini 2019 adalah Papua Barat karena terdapat daerah Raja Ampat yang memiliki spot diving terbaik di dunia.

“Saya siap mendorong untuk pengembangan destinasi di Papua Barat, salah satunya menjadikan Raja Ampat sebagai center of diving sehingga dampak pariwisata terasa hingga masyarakat sekitar,” tutur Arief Yahya.

Menpar juga akan mengenalkan Konsep Nomadic Tourism di Raja Ampat, seperti Glamping dan Homepod, dengan menggunakan anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Dana Desa 2020.

“Dari sisi pengembangan SDM, kami akan bekerja sama untuk membentuk program studi pariwisata di Raja Ampat, dimana lulusannya akan disertifikasi standar ASEAN,” ungkapnya.

Reporter : Zainal La Adala
Editor : Amin
Publisher : Marisa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *