Berita

Merasa Jadi Korban Janji Politik Bupati Sumenep, Mahasiswa Kepulauan Sapeken Kecewa

Avatar of admin
×

Merasa Jadi Korban Janji Politik Bupati Sumenep, Mahasiswa Kepulauan Sapeken Kecewa

Sebarkan artikel ini
IMG 20210630 190704
Para Mahasiswa Kepulawan Sapeken saat menyampaikan Aspirasi Masyarakat Kepulauan di Depan Kantor Bupati Sumenep, Rabu (30/6/2021).

SUMENEP, Rabu (30/6/2021) suaraindonesia-news.com – Himpunan Mahasiswa Kepulauan Sapeken Sumenep (HIMPASS) kembali melakukan aksi demo ke kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Madura, Jawa Timur, Rabu (30/6).

Aksi kali ini merupakan aksi kedua kalinya ditambah dengan permohonan audiensi yang di tolak, entah apa sebab dan Masalah nya, Bupati Sumenep Achmad Fauzi enggan mendengarkan aspirasi masyarakat kepulauan Sapeken yang diwakili oleh Mahasiswa kepulawan Sapeken.

Meski begitu, para mahasiswa kepulawan Sapeken terus mendesak Bupati Sumenep, agar segera melakukan percepatan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan dan telekomunikasi di pulau Sapeken.

Sikap Bupati Sumenep yang terkesan tutup telinga menimbulkan tanda tanya besar bagi masyarakat kepulauan Sapeken, terutama terkait tuntutan mahasiswa Kepulauan.

Meski sudah didemo dua kali, Bupati terkesan tidak peduli dan mahasiswa tetap tidak ditemui. Aspirasi yang hendak disampaikan oleh kaum muda kepulauan ini tetap mentok dan diduga sengaja diabaikan.

“Jangan-jangan bupati sudah lupa pada janji politik nya pada masyarakat kepulauan Sapeken,” tutur Sahrul Hubairi, Ketua HIMPASS.

Lebih lanjut Sahrul mengatakan, bahwa sebelum dilantik sebagai Bupati Sumenep menyampaikan Visi Misinya untuk mensejahterakan masyarakat kepulauan.

“Jelas Misi Bupati di poin ke empat, bahwa pembangunan Sumenep akan difokuskan di kepulauan. Agar tidak terjadi disparitas,” tambahnya.

Dalam program kerja Bupati juga dijelaskan, listrik dan telekomunikasi akan tersedia 24 jam penuh untuk warga kepulauan. Namun kata Sahrul hingga kini masih nihil.

“Sampai sekarang tidak ada realisasi yang nyata,” tuturnya.

Dalam aksi kali ini, bermacam tulisan poster yang dibentangkan para mahasiswa, sebagai bentuk kekecewaan kepada Bupati Sumenep, namun Bupati tetap acuh dan tidak mau menemui mahasiswa.

Reporter : Sudirman
Editor : Redaksi
Publisher : Syaiful