Menteri Pertanian Panen Raya Padi di Grobogan, Petani Menolak Impor Beras

oleh -287 views
Saat acara panen raya yang dihadiri oleh Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, dan Bupati Grobogan Sri Sumarni, Selasa 23 Januari 2018 di Desa Menduran, Kecamatan Brati, Kabupaten Grobogan.

GROBOGAN, Rabu (25/01/2018) suaraindonesia-news.com – Penolakan terhadap kebijakan Pemerintah Pusat untuk mengimpor beras dari luar negeri mendapatkan respon dari masyarakat, khususnya dari masyarakat petani. Petani yang berada di Kabupaten Grobogan sangat keras menolak kebijakan impor beras tersebut, penolakan impor beras disampaikan pada acara panen raya yang dihadiri oleh Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, dan Bupati Grobogan Sri Sumarni, Selasa 23 Januari 2018 di Desa Menduran, Kecamatan Brati, Kabupaten Grobogan.

Bupati Grobogan Sri Sumarni secara tegas menolak rencana kebijakan Pemerintah Pusat untuk kembali melakukan impor beras pada tahun ini.

“Saya pribadi dan mewakili petani Kabupaten Grobogan menolak impor beras yang dilakukan oleh Pemerintah Pusat, karena pada bulan Januari sampai Maret di Kabupaten Grobogan, akan terjadi panen raya di beberapa wilayah Grobogan. Kami takut terjadi menurunnya harga gabah di petani, dan petani akan merugi,” kata Sri Sumarni dihadapan Menteri Pertanian dan undangan yang hadir pada acara panen raya di Desa Menduran, Kecamatan Brati, Kabupaten Grobogan.

Dijelaskannya, Pada bulan Januari, ada 12,064 hektare tanaman padi yang akan dipanen, Itu setara dengan 51,789 ton beras. Sementara konsumsi beras di masyarakat Grobogan tiap bulannya 15,646 ton, di Grobogan saja terjadi surplus segkitar 36,143 ton.

Baca Juga: ‘Rebutan’ PK di Kafe Kiss Berujung Maut, Salah Satu Pelaku Oknum Anggota TNI 

Triwulan pertama 2018 diperkirakan panen padi di lahan seluas 65.059 hektare, luasan tersebut dapat menghasilkan 241,043 ton beras. Sementara dalam rentang waktu tersebut, sebanyak 46,938 ton beras konsumsi.

“Masih ada surplus 194.104 ton beras pada triwulan pertama pada tahun 2018 ini, sesuai data BPS, produksi padi di Grobogan 2017 sebanyak 862.351 ton gabah kering giling. Atau setara dengan 491.540 ton beras, selama 2017 terjadi surplus 303.793 ton,” jelasnya Sri Sumarni.

Dalam acara tersebut Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman enggan menanggapi penolakan petani terhadap impor beras, dan kebanyakan Menteri Pertanian membicarakan tentang upaya kenaikan produksi komoditas tersebut.

Reporter : Miftakh
Editor : Amin
Publisher : Tolak Imam

Tinggalkan Balasan