Menperin Saksikan Penanda Tanganan Mou Kerjasama Dengan Tujuh Perusahaan Pengguna Garam 

oleh -36 views

Suara Indonesia-News.Com, Sampang–Menteri Perindustrian (Menperin) Saleh Husin mengunjungi Kabupaten Sampang. Kunjungan Saleh Husin dalam rangka pelepasan garam lokal serta penandatanganan kontrak tujuh perusahaan yang tergabung dalam Asosiasi Industri Pengguna Garam Indonesia (AIPGI). Penandatanganan kontrak berlangsung di Pendapa Kabupaten Jln Wijaya Kusuma Sampang, (18/4).

Bupati Sampang KH A Fannan Hasib mengatakan, kehadiran Menteri Perindustrian dalam rangka ikut mendorong peningkatan produktivitas garam lokal. Yaitu melalui kerjasama dengan tujuh perusahaan yang tergabung dalam AIPGI.

Perusahaan dimaksud yakni, PT Sumatraco Langgeng Makmur, PT Susanti Megah, PT Gerindo Sejahtera Abadi, PT Chetam Garam Indonesia, PT Saltindo, PT Unichem Candi Indonesia dan PT Saltindo.

“Kerjasama ini diharapkan meningkatkan kualitas dan kuantitas garam lokal. Sebab, Kabupaten Sampang merupakan salah satu daerah penghasil garam terbesar di Indonesia,” kata Fannan Hasib.

Sementara Menteri Perindustrian Saleh Husin mengatakan, garam merupakan salah satu komoditas strategis karena dibutuhkan untuk konsumsi maupun industri. Kebutuhan garam nasional pada tahun 2015 mencapai 2,6 juta ton.

Industri yang paling banyak menggunakan garam yaitu chlor alkali plant yang harus diimpor karena kualitas garam lokal belum memenuhi standar.

“Garam lokal hingga saat ini baru dapat memenuhi kebutuhan konsumsi,” katanya.

Kerjasama dengan tujuh perusahaan diharapkan dapat menunjang pengembangan produksi garam nasional. Misalnya, meningkatkan kualitas garam lokal, meningkatkan produktivitas garam dilahan pegaraman milik petani, melakukan kemitraan dengan petani garam serta melakukan penyerapan garam lokal.

“Kami tetap memperhatikan garam lokal sebagai penunjang produksi garam. Artinya, produksi garam local juga dibutuhkan oleh industri. Kami ucapkan banyak terimakasih kepada seluruh pengurus AIPGI serta selamat atas terselenggarannya kerjasama penyerapan garam lokal,” ucap Husin. (nor/luk).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *