Menko Polhukam Ri, Luhut Binsar Pandjaitan Buka Pasar Seni Lukis 2015

SURABAYA, Suara Indonesia-News.Com-Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam)RI, Luhut Binsar Pandjaitan membuka Pasar Seni Lukis(PSLI) 2015 yang digelar di Jatim Expo Surabaya, 2-11 Oktober. Dalam sambutanya Luhut mengatakan, salah satu ciri bangsa besar adalah bangsa yang menghargai karya seni.

“Indoneisia dulupunya pelukis besar seperti Affandi, semoga kedepan ada pelukis besar yang muncul di Indonesia,” kata Luhut.

Pelukispelukis besar dalam karyanya pasti memberikan kontribusi luar biasa bagi negerinya. Dengan pasar seni seperti inimenandakan jika seni lukis masih sangat diminati.

”Para seniman khususnya pelukis harus terus berkarya. Jika saat ini ekonomi dinilailesu, itu bukan berarti seniman berhenti berkarya,” pintanya.

Pada kesempatan tersebut, Luhut mengucapkan selamat pada para seniman khususnya panitia yang sukses menggelar acara inihingga memasuki tahun ke delapan.Transaksi di Pasar Seni Lukis Indonesia di Surabaya, Jawa Timur, ditargetkan mencapai Rp3,5 miliar dari para kolektor, pelukis, maupun penikmat seni.

Sementara itu Ketua Panitia PSLI sekaligus Ketua Sanggar Merah Putih M Anis di Jatim Expo Surabaya, Jumat (2/10/2015).merasa optimis bahwa para pelukis dalam PSLI tetap memeroleh perhatian dari penikmat dan kolektor lukisan Ia mengatakan pihaknya menargetkan hasil transaksi bisa mencapai Rp3,5 miliar yang dinilai sangat realistis apalagi melihat hasil karya para pelukis yang tidak main-main.

“Pada tahun 2014 ada sekitar 784 buah lukisan yang terjual dengan nilai transaksi Rp2,7 miliar dari 228 pelukis di seluruh Indonesia, sedangkan pada tahun ini bisa melebihi target tahun lalu sebesar Rp3,5 miliar,” paparnya.

Lebih lanjut dia mengungkapkan, transaksi lukisan yang terus meningkat ini mengindikasikan beberapa hal, di antaranya kualitas karya pelukis yang semakin bagus, bertambahnya peminat karya lukis, maupun promosi yang memadai.

“Momen seperti inilah yag diharapkan oleh para pelukis maupun penggemar karya lukis sebagai ajang ciri khas dari lukisannya karena lukisan bukanlah kebutuhan pokok,” tuturnya.

Sedangkan untuk semakin memeriahkan acara Panitia juga menghadirkan Leo Kristi Legendaris hidup asal Surabaya dan sekarang mukim di Bandung itu akan memajang karyanya di Pasar Seni Lukis Indonesia (PSLI) 2015 yang diadakan di Hall Jx International.

Penyanyi yang melejit lewat tembang balada macam Nyanyian Tanah Air, Gulagalu, Nyanyian Tanah Merdeka, dan Suara Nelayan ini setahun silam sudah hadir membuka pentas PSLI 2014. Kali ini, Leo Kristi sudah pesan satu booth khusus untuk memamerkan goresan tangannya di atas kanvas.(Adhi).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here