Menelantarkan Istri Bisa Berujung Bui, Catat Pasalnya !

Rudy Satrio (kiri) saat diinterogasi di Polsek Suboh Situbondo. (Foto: Istimewa).

JEMBER, Senin (9/9/2019) suaraindonesia-news.com – Evelyne Christanty, warga Jalan Bungur Kelurahan Gebang Kec. Patrang Jember mempolisikan suaminya Rudy Satrio, lantaran tidak menerima nafkah atau dengan kata lain telah ‘ditelantarkan’.

Eva sapaan akrabnya, mengaku terpaksa menempuh jalur hukum karena sejak pernikahannya dengan Rudy pada 28 Februari 2019, tak pernah menerima nafkah.

“Apalagi dia minggat begitu saja,” ucap Eva kesal, Senin (9/9/2019).

Rudy pun ditangkap oleh tim Resmob Polres Jember di Desa Suboh, Kec. Suboh Situbondo. Rudy telah melanggar Pasal 9 UU nomor 23 tahun 2004 tentang Penghapusan KDRT.

Dalam pasal tersebut berbunyi :

(1)  Setiap orang dilarang menelantarkan orang dalam lingkup rumah tangganya, padahal menurut hukum yang berlaku baginya atau karena persetujuan atau perjanjian ia wajib memberikan kehidupan, perawatan, atau pemeliharaan kepada orang tersebut.

(2)  Penelantaran sebagaimana dimaksud pada ayat (1) juga berlaku bagi setiap orang yang mengakibatkan ketergantungan ekonomi dengan cara membatasi dan/atau melarang untuk bekerja yang layak di dalam atau di luar rumah sehingga korban berada di bawah kendali orang tersebut.

Atas dasar hukum tersebut, Rudy dijerat dengan hukuman penjara paling lama tiga tahun atau denda paling banyak Rp. 15 juta.

Reporter : Guntur Rahmatullah
Editor : Amin
Publisher : Mariska

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here