Memasuki Ajaran Baru dan Terapkan New Normal, Komisi D DPRD Blora Gelar Rapat

oleh -177 views
Achlif Nugroho Widi Utomo anggota Komisi D DPRD Kabupaten Blora, Jawa Tengah.

BLORA, Sabtu (30/5/2020) suaraindonesia-news.com – Komisi D DPRD Kabupaten Blora, Provinsi Jawa Tengah melakukan rapat guna melakukan koordinasi dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Blora dengan tujuan kesiapan dunia pendidikan memasuki tahun ajaran baru sekolah pada era tatanan hidup baru atau new normal.

Achlif Nugroho Widi Utomo anggota DPRD Kabupaten Blora, saat ditemui awak media ini di ruang kerjanya menyampaikan, bahwa pihaknya segera menanyakan langkah kesiapan Dinas Pendidikan dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar di masa pandemi Covid-19.

“Seperti yang disampaikan pemerintah pusat dan provinsi menuju new normal, kita tanyakan kesiapan Dinas Pendidikan pada saat melaksanakan kegiatan belajar mengajar tatap muka di sekolah,” kata Achlif Nugroho, Jumat (29/05/2020).

“Kita berharap Dinas Pendidikan memiliki inovasi, namun tetap menerapkan protokol kesehatan terhadap para siswa maupun tenaga pengajar agar terjamin kesehatannya,semoga dalam proses belajar mengajar di sekolah memberlakukan shift belajar,” kata politisi Partai Peratuan Pembangunan itu.

Peran Orangtua kembali belajar mengajar ke sekolah di tengah pandemi Covid-19 dengan menerapkan new normal, peranan orangtua sangat penting bagi anak-anak.

Kembali belajar mengajar ke sekolah di tengah pandemi Covid-19, lanjut Achlif, orangtua harus mempersiapkan dan mengawal anak-anaknya untuk kembali ke sekolah dengan kondisi new normal.

Para orangtua harus memberi penjelasan kepada anak-anak tentang bagaimana new normal, mulai dari penggunaan masker, cuci tangan dengan sabun, hingga menjaga jarak.

“Orangtua mempersiapkan kembali anak-anak ke sekolah, harus mengawal, memberi pengertian pada anak pentingnya mereka gunakan masker, cuci tangan dengan sabun sesering mungkin sebelum mereka sentuh bagian muka,” ujar Achlif Nugroho.

Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Blora, Hendi Purnomo menyampaikan bahwa pihaknya masih menunggu keputusan dari pemerintah pusat bagaimana bentuk sekenario.

“Seperti apa nantinya sistem penerapannya dan saat ini masih kita tunggu,” kata Hendi Purnomo melalui sambungan WhatsApp.

Meski demikian, pihaknya menghimbau agar pihak sekolah mempersiapkan menata sarana, prasana serta teknis pembelajaran.

“Jelasnya pembelajaran harus berjalan, tapi kami belum memutuskan seperti apa,” cetus nya.

Kata Hendi, untuk ruang kelas sebaiknya dapat menampung berapa siswa dengan penerapan social distancing. Kemudian tempat cuci tangan di masing-masing kelas.

“Protokol kesehatan terus dipersiapkan mumpung anak-anak belum masuk. Nanti juga akan disemprot dulu,” terangnya.

Namun, pihaknya belum dapat memastikan kapan sekolah masuk karena masih menunggu keputusan pemerintah pusat.

Reporter : Lukman
Editor : Amin
Publisher : Ela

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *