SUMENEP, Rabu (19/09/2018) suaraindonesia-news.com – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur benar-benar menaruh perhatian luar biasa terhadap kesejahteraan pendidikan di Kabupaten Sumenep. Baik yang berada dibawah naungan Dinas Pendidikan (Disdik) Sumenep maupun di bawah Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Sumenep, Madura, Jawa Timur.
Salah satunya dengan adanya pemberian ‘Bantuan Penyelenggara Pendidikan Diniyah dan Guru Swasta (BBPDGS)’ yang bertempat di Sanggar Kegiatan Daerah (SKD) Kecamatan Batuan, Rabu (19/09). Bahkan, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sumenep, Nurfitriana Busyro yang bertindak menyerahkan bantuan tersebut.
“Pemda melalui Disdik pada tahun ini, telah mengalokasikan dana untuk membantu kesejahteraan guru Madrasah Diniyah dan swasta sebesar Rp 6,49 milliar untuk 1.436 lembaga pendidikan di Kabupaten Sumenep,” kata Nurfitriana saat memberikan sambutan.
Baca Juga: SDN Bancamara II Disegel, Disdik Sumenep Terkesan ‘Lempar Batu Sembunyi Tangan’
Melalui bantuan tersebut, istri Bupati A. Busyro Karim itu berharap bisa memberikan memotivasi untuk ikut serta memajukan pendidikan Sumenep. Sehingga para guru terus mengajar dengan hati dan menghadirkan anak didiknya dalam doa.
Bahkan, lanjut Nurfitriana, para guru juga harus lebih meningkatkan kapasitas pengetahuannya, dengan tidak pernah berhenti belajar, tidak lain demi memajukan pendidikan di Kabupaten Sumenep.
Selain itu, samung Nurfitriana, guru harus menguasai variasi metode pembelajaran dalam upaya untuk menciptakan situasi pengajaran yang menyenangkan, baik melalui tindakan maupun media pembelajaran variatif dan inovatif.
Baca Juga: Tim Relawan Padi, Tuding Raja Juli Antoni ‘Gagal Paham’ Berpolitik
“Pemerintah Sumenep juga telah mengimplementasikan program baca tulis Al-Quran, dan wajib diniyah bagi sekolah dari jenjang SD hingga SMA, sebagai tanggung jawab untuk membekali peserta didik dengan karakter dan nilai agama yang kuat,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, A. Sadik mengatakan, pemberian bantuan tersebut sesuai dengan kebutuhan mendasar dan pokok bagi santri atau warga belajar, siswa madrasah diniyah, Paket A atau B, ustadz atau guru madrasah diniyah dan guru swasta SD/MI serta SMP/MTS.
“Tidak lain, tujuannya untuk meningkatkan kesejahteraan guru, sekaligus mencegah siswa putus sekolah jenjang madrasah diniyah, sekaligus membantu siswa yang kesulitan pendidikan yang disebabkan karena kondisi ekonomi, geografis, demografis maupun alasan sosial lainnya,” singkatnya.
Reporter : Syaiful
Editor : Amin
Publsiher : Imam












