Mayat Seorang Pria Ditemukan Di Hutan Ngasem

Reporter: Mustain

Bojonegoro, Selasa (13/12/2016) suaraindonesia-news.com – Seorang pria ditemukan meninggal dunia di sawah Persil Perhutani Petak 58 A, RPH Sawitrejo, BKPH Celangap, masuk wilayah Desa Bandungrejo Kecamatan Ngasem Kabupaten Bojonegoro pada Senin (12/12/2016) siang.

Menurut Kapolsek Ngasem AKP Dumas Barutu SH, penemuan mayat tersebut pertama kali diketahui pada pukul 14.30 WIB oleh seorang saksi bernama Parti (75), seorang petani asal Desa Bandungrejo RT 24 RW 07 Kecamatan Ngasem.

“Saksi yang saat itu sedang menggembala kambing melihat ada seseorang terlentang di tengah sawah merasa kaget dan memeriksanya,” Kata Kapolsek Ngasem.

Setelah didekati saksi mengenali korban dan diperkirakan sudah meninggal dunia. Selanjutnya saksi berlari pulang memberitahukan kejadian tersebut pada anak kandung korban yang bernama Suparmi.

Menerima laporan itu anak korban selanjutnya menghubungi Kepala Dusun Kliteh Sukirno, dan bersama warga mendatangi TKP. Selanjutnya temuan itu dilaporkan kepada Kepala Desa Bandungrejo Sapani.

“Oleh Kades sekitar pukul 15.00 WIB, kejadian tersebut dilaporkan ke Polsek Ngasem untuk ditindaklanjuti,” ujarnya.

Dari keterangan Suparmi diketahui korban bernama Nyamin Bin Sukiban (58), seorang petani beralamat di Dusun Kliteh RT 12 RW 6 Desa Bandungrejo Kecamatan Ngasem.

“Kata anaknya korban berangkat ke sawah persil milik Perhutani yang digarapnya dengan menggunakan sepeda motor untuk mencangkul di sawah sekitar pukul 06.00 WIB. Bapaknya tersebut sudah lama mengindap penyakit hipertensi,” Imbuh Kapolsek.

Dari Hasil pemeriksaan pihak kepolisian diketahui ciri-ciri mayat berjenis kelamin laki-laki, panjang mayat 170 centimeter, rambut hitam beruban, posisi mayat saat ditemukan telentang kepala di selatan. Memakai kaos lengan panjang warna biru dan celana kolor pendek warna hitam.

“Hasil pemeriksaan luar oleh dokter Puskesmas Ngasem diperkirakan korban meninggal 2 sampai 4 jam sebelum ditemukan. Ada lebam di punggung, dan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan,” ungkap AKP Dumas Barutu.

Sementara itu barang bukti yang ditemukan diamankan petugas kepolisian. Selanjutnya jenazah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.


Warning: A non-numeric value encountered in /home/suaraindonesia/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 1008

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here