BALIKPAPAN, Jumat (16/7/2021) suaraindonesia-news.com – Anggota Komisi IV DPRD Kota Balikpapan, Ardiansyah, meminta Pemerintah Kota Balikpapan untuk mengurangi pemberitaan soal kasus Covid-19 di media.
Menurutnya, pemberitaan tentang Covid-19 sudah membuat rasa panik di masyarakat. Apalagi dengan pemberitaan terkait meningkatnya penularan covid-19 sejak satu bulan terakhir hingga meningkatnya pasien meninggal dunia akibat terkonfirmasi positif virus tersebut.
“Dampak dari pemberitaan yang gencar dilakukan oleh pemerintah kota sudah banyak menimbulkan kepanikan. Hal tersebut akan berdampak pada psikologis di masyarakat, dampak psikologis tersebut juga bisa memicu lemahnya imun yang dapat mempercepat penularan virus. Akibatnya bisa menambah kasus-kasus baru,” ujar Ardiansyah saat di hubungi media ini melalui aplikasi WhatsApp. Jumat (16/7/2021) siang.
Politisi Partai Persatuan Pembangunan ini mengatakan, pemerintah kota memiliki kewajiban untuk meredam pemberitaan tersebut untuk menghindari kepanikan yang terjadi di masyarakat saat ini.
“Yang kita khawatirkan psikologis mereka (masyarakat, red), jangan sampai karena pemberitaan banyak yang meninggal akibat Covid, imun tubuh masyarakat menjadi lemah karena ada rasa panik. Seharusnya pemerintah cukup mengeluarkan berita-berita yang membuat masyarakat merasa aman bukan sebaliknya,” tegas Ardiansyah.
Sebaiknya, kata dia, pemerintah cukup memberikan informasi seputar kasus kesembuhan dari virus corona tersebut, dan pengetatan protokol kesehatan.
“Sebaiknya pemerintah cukup mengeluarkan pemberitaan seputar kesembuhan saja, tidak perlu berita penambahan yang sudah meninggal. Karena akan membuat rasa panik berlebihan di masyarakat, karena perasaan panik dapat menular dengan mudah apalagi jika diterpa dengan pemberitaan mengenai virus corona secara terus menerus,” ujarnya.
Disamping itu, dia menyampaikan, mendukung upaya Pemerintah Kota Balikpapan dalam menerapkan aturan protokol kesehatan dalam pencegahan penularan Covid-19. Namun, kata dia, dirinya tidak sepakat jika cara penyampaiannya menimbulkan ketakutan di masyarakat.
Dia juga menilai, penerapan PPKM darurat yang dilakukan Pemerintah Kota Balikpapan kurang tepat. Sebab, aturan tersebut membuat perekonomian masyarakat juga tertekan.
“Saya sangat menyayangkan hal itu terjadi. Meski niatnya supaya masyarakat waspada, tapi tidak begitu juga lah caranya. Kasihan masyarakat, lebih tepatnya kita harus bisa membangkitkan semangat mereka, bukan melemahkan,” tandasnya.
Reporter : Fauzi
Editor : Redaksi
Publisher : Syaiful












