Masyarakat Keluhkan Kondisi Pendidikan Dipedesaan, Mahhud Tinjau Yayasan Dipedalaman

oleh -35 views
Dari kiri Sobri ketua yayasan Radlatul Ulum, Hafid Ketua TMP, Mahhud S.Ag DPRD Jawa Timur saat melihat langsung kondisi gedung yayasan.

Reporter: Anam

BANGKALAN, Rabu (5/4/2017) suaraindonesia-news.com – Banyaknya keluhan masyarakat atas buruknya kualitas lembaga pendidikan dan infrastruktur dipedesaan membuat Mahhud, S.Ag anggota DPRD Provinsi Jawa Timur turun langsung ke desa yang berada dipedalaman.

Mahhud, yang merupakan salah satu anggota DRPD Provinsi Jawa Timur dalam masa reses kali ini memilih Desa Sambiyan, Kecamatan Konang, Kabupaten Bangkalan, untuk mengetahui secara langsung kondisi riil masyarakat dipedalaman.

Bagi Mahhud, politisi PDI Perjuangan, yayasan Raudlatul Ulum Parseh Desa Sambiyan yang menampung sebanyak 351 (Tiga ratus lima puluh satu) peserta didik itu sangat layak untuk lebih diperhatikan pemerintah.

“Didepan ini nanti segera ditanami pepohonan agar bisa rindang,” saran Mahhud yang akrab dipanggil ‘Mas Aan’ pada Sobri ketua yayasan seraya menunjuk posisi penempatan taman.

Pada kesempatan yang sama Sobri, SH. MH Ketua Yayasan Pendidikan Islam Raudlatul Ulum Sambiyan Konang Bangkalan merasa sangat bersyukur serta berharap pemerintah makin memperhatikan lembaganya.

“Besar harapan kami pada bapak dewan (Mahhud S.Ag, Red) untuk lebih memberi perhatian pada yayasan pendidikan kami, juga pada infrasturuktur yang sudah dilihat sendiri keadaannya.” Tuturnya.

Selain itu Sobri juga mengapresiasi pada sosok Mahhud, sebagai pejabat publik tingkat provinsi sudah bersedia turun langsung keyayasannya yang letaknya berada dipedalaman dengan medan yang cukup berat.

“Menperhatikan tindak tanduk beliau selama ini yang sering terjun langsung kepedalaman, membuat kami sangat bangga, beliau betul-betul memberi perhatian pada masyarakat, namun begitu kami berharap agar kami lebih diperhatikan lagi. Juga mengingat bahwa desa kami ini merupaka kecamatan yang masuk dalam kategori tertinggal.” Paparnya dihadapan awak media.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *