BeritaPemerintahan

Masyarakat Apresiasi Inovasi Layanan Pertanahan yang Semakin Informatif: Setelah Datang Langsung Ternyata Lebih Mudah

Avatar of admin
×

Masyarakat Apresiasi Inovasi Layanan Pertanahan yang Semakin Informatif: Setelah Datang Langsung Ternyata Lebih Mudah

Sebarkan artikel ini
IMG 20260127 204109
Foto: Salah satu pengunjung, Dewi, pegawai Kementerian Pertahanan saat wawancara.

BOGOR, Selasa (27/01) suaraindonesia-news.com – Berbagai inovasi layanan pertanahan yang dikembangkan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) dinilai semakin memudahkan masyarakat, baik dari sisi proses pelayanan maupun kemudahan akses informasi.

Kemudahan tersebut dirasakan langsung oleh masyarakat saat mengurus layanan pertanahan serta memperoleh informasi secara cepat melalui berbagai kanal digital. Hal itu disampaikan sejumlah pengunjung booth Kementerian ATR/BPN yang hadir di Universitas Pertahanan Republik Indonesia, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Salah seorang pengunjung, Dewi, yang merupakan pegawai Kementerian Pertahanan, mengungkapkan pengalamannya saat mengurus peningkatan status kepemilikan tanah. Sekitar dua bulan lalu, ia mengajukan perubahan status sertipikat pasca pelunasan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) menjadi Sertipikat Hak Milik (SHM).

“Awalnya sempat malas dan khawatir prosesnya ribet. Namun setelah saya datang langsung dan mengurus, ternyata sekarang prosesnya sangat mudah,” ujar Dewi.

Menurut Dewi, kemudahan layanan tersebut tidak terlepas dari keterbukaan informasi yang kini semakin mudah diakses masyarakat. Informasi terkait prosedur dan persyaratan layanan pertanahan dapat diperoleh terlebih dahulu melalui platform digital, sehingga masyarakat dapat mempersiapkan diri dengan lebih baik sebelum datang ke kantor pertanahan.

“Informasinya sekarang sudah lengkap, ada di media sosial seperti Instagram dan TikTok. Sebelum mengurus pun saya sempat mencari informasi lewat internet, dan memang mudah sekali,” katanya.

Meski demikian, Dewi berharap inovasi layanan pertanahan yang telah berjalan dengan baik dapat terus dikembangkan, terutama untuk menjangkau wilayah yang belum sepenuhnya tertib secara administrasi pertanahan.

“Layanannya sudah bagus, mungkin ke depan jangkauannya bisa diperluas ke daerah-daerah, karena masih ditemukan sertipikat ganda atau kepemilikan yang tumpang tindih, terutama di wilayah yang belum terpetakan dengan baik,” ujarnya.

Hal senada disampaikan pengunjung lainnya, Mardiantoro. Ia menilai keterbukaan informasi layanan pertanahan yang dilakukan Kementerian ATR/BPN saat ini semakin mudah dipahami, komunikatif, dan tidak berbelit-belit, sehingga memberikan rasa nyaman bagi masyarakat.

“Yang sudah baik ini semoga bisa dipertahankan, dan ke depan layanannya bisa lebih baik lagi,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan