Manten Baru, Digoyang Istri Usia 23 Tahun, ‘Burung’ Suami Patah

Ilustrasi - Dokter melakukan operasi penyambungan kembali alat kelamin pria

MAKASSAR, Sabtu (25/11/2017) suaraindonesia-news.com – Postingan di Akun Facebook INKAM Makassar ini menjadi ramai dan viral. Infonya terkait berita seorang suami harus mengalami sakit luar biasa setelah alat kelaminnya patah akibat dari goyangan istri yang terlalu kuat saat melakukan hubungan suami istri.

Pria berusia 32 tahun terpaksa dilarikan ke rumah sakit sambil menderita gangguan organ terkait.

Seperti yang di lansir dari Tribun-Timur.com, rumah sakit tersebut dikejutkan dengan kondisi korban.

Jelas ada pembengkakan di tulang belakang, bahkan yang “satu” pun sudah ungu ke ujungnya. Melihat kondisi korban, rumah sakit terpaksa melakukan operasi. Syukurnya operasi berjalan seperti yang diharapkan.

Namun para dokter tidak bisa memastikan apakah bagian penting yang mengalami kerusakan itu.

Baca Juga: Tak Ada Suami di Rumah, Kakek Ini Cabuli Istri Rekan Sendiri 

Ceritanya, pria yang tidak disebutkan namanya itu ditemukan baru saja menikah dua bulan lalu dengan istrinya yang berusia 23 tahun.

Menurut istrinya pada Jumat malam mereka melakukan hal-hal seperti suami-istri lakukan.

Namun di episode terakhir sang suami mengeluhkan rasa sakit. Disertai rasa sakit dengan alat kelaminnya sudah berwarna hitam.

“Saya memang merasakan suaranya tapi saya tidak mengetahuinya. Jadi suami saya menolak pergi ke klinik karena malu. Saat berada di puncak, jadi saya tahu ada yang patah,” kata sang istri.

Menurut istrinya, suatu hari setelah kejadian tersebut, bagian vital suaminya membengkak dan suaminya mulai mengeluhkan rasa sakit.

Khawatir, istrinya memaksa suaminya melakukan pemeriksaan di rumah sakit.

Baca Juga: Kasus Kakek Cabuli Istri Rekan Sendiri Akhirnya Diselesaikan di Desa 

Namun, menurut dokter hal semacam ini terjadi karena bagian yang sulit di mana ereksi penuh mendapat tekanan berlebihan.

Dokter juga menambahkan bahwa kerusakan tersebut memiliki efek buruk di masa depan. Meski ditangani oleh dokter profesional.

“Untuk pulih seperti biasa, mungkin pria tersebut harus menunggu keajaiban,” katanya.

Peristiwa ini disamarkan lokasi kejadian termasuk rumah sakit yang menangani pasien ini.

 

Editor: Zai

Sumber: Tribun-Timur.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here