Mahasiswa Jambi Lakukan Demo Kebijakan Joko Widodo

Mahasiswa Jambi Saat Aksi

Reporter: Inro
Jambi, Kamis (12/1/2017) suaraindonesia-news.com – Gabungan aliansi mahasiswa jambi dalam beberapa Badan eksekutif mahasiswa (BEM) diantaranya BEM Unja, Kammi, STMIK Nurdin Hamzah, Liga Mahasiswa Demokrat, BEM STIE Muhammadiyah, Mahasiswa IAIN STIS Jambi, Kamis (12/1) melakukan demo di simpang IV Bank Indonesia Melalui Koordinator umum Aksi Hardiyansah.

Unjuk rasa tersebut dilaksanakan serentak secara nasional oleh seluruh BEM Indonesia. Masa menuntut terkait kebijakan Presiden Joko Widodo yang dinilai memberatkan rakyat. Massa yang menilai kebijakan pemerintah Jokowi-JK tidak pro rakyat yang telah berjalan hampir setengah priode, pemerintahan jokowi-jk belum mampu menjawab problem-problem yang ada pada rakyat Indonesia, antaranya adalah persoalan korupsi yang merajalela, kesenjangan sosial yang meningkat, serta ancaman invasi dan penetrasi asing dari kekuatan neokolonialisme (nekolim) neoliberalisme yang hendak menjajah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) melalui infiltrasi ke pemangku kebijakan di negara ini,serta serbuan tenaga kerja asing (TKA), Impor pangan tak berkualitas, penyelundupan narkoba zat adiktif, budaya seks bebas dan sebagainya.

Presiden Joko Widodo dan Wapres Jusuf Kalla hendaknya berjalan dalam garis Nawacita dan Trisakti dalam melaksanakan pemerintahan nya sesuai pada janji Pilpres 2014.

Mahasiswa yang hadir tampak juga di mintai untuk menandatangani sepanduk Petisi Menolak Kebijakan Jokowi-JK yang tidak Pro Rakyat.

“Secara prinsip hendak mewujudkan NKRI yang mandiri,berdaulat serta memajukan kesejahteraan rakyat. Namun dalam praktek penyelenggaraan pemerintahannya Jokowi-JK yang sudah hampir setengah periode ini, belum sama sekali menjawab persoalan rakyat Indonesia,”terang.

Seharusnya pemerintah memberi rasa aman, damai dan sejahtera, sekarang malah dihadapkan dengan persoalan-persoalan baru.

Kini di awal tahun 2017, belum sepekan ditahun baru ini rakyat dikejutkan dengan kenaikan BBM,pajak kendaraan, pelayanan publik (STNK,BPKB,SKCK) dan tarif listrik.Kebijakan-kebijakan yang diproduksi oleh pemerintahan jokowi-jk sangat tidak sejalan dengan konsep nawacita dan Trisakti yang gembar-gemborkan pada saat kampanye pilpres 2014 lalu. Pemerintahan Jokowi-JK sangat menjerat kehidupan rakyat. perlahanSampai saat ini belum terlihat ada progres kerakyatan dari pemerintah tahan ini.

Pada Aksi yang dikenal dengan sebutan Aksi Bela Rakyat 121 ini, terdapat beberapa point penting yang menjadi tuntutan Mahasiswa, diantaranya yakni menuntuntut pemerintah untuk segera Mencabut PP No 60 tahun 2016, turunkan harga TDL,BBM,Pajak berkendara dan pelayanan publik lainnya, Tolak Tenaga Kerja Asing (TKA),prioritaskan pekerja Indonesia, Bangun industri nasional berlandaskan pasal 33 UUD 1945, Menuntut pemerintah untuk tidak saling lempar tangan dalam membuat kebijakan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here