Mahasiswa IPB Ajak Siswa SMP Menjadi Petani Milenial

oleh -39 views
Mahasiswa KKN-T IPB Desa Sukakerta saat memperkenalkan pertanian hidroponik kepada siswa SMP di Desa Sukakerta.

BOGOR, Jumat (31/07/2020) suaraindonesia-news.com – Minat generasi muda terhadap sektor pertanian masih sangat minim, terlihat dari mayoritas petani yang kebanyakan berusia lanjut. Hal ini disebabkan oleh banyak faktor, seperti anggapan bahwa petani merupakan profesi yang kotor, ketinggalan zaman, dan tidak menjanjikan secara ekonomi.

Anggapan tersebut bahkan sudah tertanam di masyarakat desa, tidak terkecuali di Desa Sukakerta Kecamatan Cilaku Kabupaten Cianjur. Banyak anak petani yang merasa enggan untuk melanjutkan jejak orang tuanya dan lebih memilih untuk menjadi buruh pabrik dan profesi lainnya.

Oleh karena itu, mahasiswa KKN-T IPB Desa Sukakerta berusaha mengubah mindset tersebut dengan memperkenalkan pertanian hidroponik kepada siswa SMP di Desa Sukakerta.

Sistem hidroponik mematahkan anggapan bahwa pertanian itu kotor dan ketinggalan zaman, ditambah lagi dengan pemasaran yang tepat, maka produk hasil hidroponik akan sangat menjanjikan secara ekonomi.

“Kami memilih siswa SMP untuk menjadi target karena sumberdayanya memadai dan kami anggap usia tersebut sangat tepat untuk diperkenalkan terhadap pertanian,” demikian disampaikan Ketua kelompok KKNT Desa Sukakerta, Usman melalui telepon seluler kepada suaraindonesia-news.com, Jumat (31/07).

Selain itu, siswa juga memiliki waktu lebih untuk mempelajari pertanian hidroponik karena adanya pemberlakuan pembelajaran jarak jauh (PJJ) saat pandemi Covid-19.

Menurutnya, kegiatan ini dilakukan secara rutin dengan perpaduan pemberian materi dan praktik secara langsung sehingga diharapkan siswa akan mendapatkan pengetahuan yang utuh.

“Kami berharap setelah kegiatan KKN ini selesai, peserta mampu membuat hidroponik di rumahnya masing-masing dan bisa berbagi pengetahuan kepada teman sebayanya,” tambahnya.

Reporter : Iran G Hasibuan
Editor : Amin
Publisher : Ela

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *