Mahasiswa IMM, Melakukan Aksi Damai Di Depan DPRD Jember

Puluhan Mahasiswa IMM Jember Saat Melakukan Orasi Di Depan DPRD Jember

Suara Indonesia-News.Com, Jember –  Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Cabang Jember, melakukan aksi damai turun ke jalan. Selasa (17/3/2015).

Aksi damai tersebut merupakan rangkaian acara yang digelar oleh IMM Cabang Jember dalam rangka memperingati Milad IMM ke-51 yang jatuh pada 14 Maret kemarin.

Sambil berorasi, puluhan IMM ini juga membentangkan poster serta bendera merah khas IMM, dalam orasinya mereka meneriakkan keprihatinan atas kondisi Indonesia akhir-akhir ini.

Orasi ini mengusung tema menuju Indonesia yang berkemajuan, kawan-kawan IMM melakukan long march dari Jalan Karimata Jember depan kampus Universitas Muhammadiyah Jember menuju bundaran DPRD Jember.

Di depan gedung DPRD Jember, mahasiswa IMM melakukan orasi secara bergantian. Dalam orasinya, salah satu peserta aksi Agus Yanto, “Pemerintah sekarang selalu ingkar dengan janjinya. Kalau mau membangun bersama, bukan lantas memberikan remisi kepada koruptor!” teriak Yanto.

Setelah melakukan orasi, mereka diterima oleh anggota DPRD Kabupaten Jember dan mengeluarkan pernyataan sikap, yang antara lain berisi:

Mendesak pemerintah kabupaten jember untuk mengoptimalkan Perda kos-kosan dan kontrakan. Mendesak pemerintah kabupaten jember melalui BPBD (badan penanggulangan bencana daerah) untuk menanggulangi wilayah yang berpotensi bencana alam.

Mendesak dinas terkait untuk memberdayakan dan menertibkan gepeng, anak jalanan, orang yang mengalami gangguan jiwa.

Mendesak aparatur kepolisian agar menindak tegas pelaku kejahatan, seperti kasus curanmor yang sering terjadi akhir-akhir ini.

Menindak para calo pelayanan administrasi kepemerintahan, seperti kasus pelayanan pajak, pembuatan SIM, dan pelayanan birokrasi lainnya.

Mendesak pemerintah kabupaten jember untuk meningkatkan pelayanan transportasi.
Meminta pemerintah kabupaten jember membuat cagar budaya dan melestarikan seni dan budaya khusunya budaya lokal yang ada di kabupaten jember.

Tidak hanya itu, mereka juga mendesak pemerintah kabupaten jember melalui DPRD Jember agar mendesak pemerintah pusat serius menangani darurat narkoba, darurat kejahatan  (begal), dan darurat korupsi demi keselamatan anak bangsa.

Sementara, David Handoko Seto, anggota DPRD Jember komisi A dari Partai Nasdem saat menerima mahasiswa IMM menyatakan sepakat dengan aksi yang dilakukan IMM.

“Aspirasi yang disampaikan teman-teman IMM akan kami tampung dan segera disampaikan kepada dinas terkait melalui Ketua Dewan,”Jelas David.

David juga berpesan kepada mahasiswa IMM untuk terus bekerjasama atau bersinergi dengan pemerintah, jangan hanya  jadi macan kertas yang cuma bisa menulis statemen-statemen tersebut. (dn)


Warning: A non-numeric value encountered in /home/suaraindonesia/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 1008

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here