NUSANTARA, Jum’at (30/1) suaraindonesia-news.com – Otorita IKN secara resmi menerima kunjungan besar dari Japan External Trade Organization (JETRO) yang memboyong 34 perusahaan lintas sektor untuk berdialog langsung di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Nusantara, Kalimantan Timur pada kamis, (29/1) kemarin.
Kunjungan ini bukan sekadar seremoni. Sebanyak 60 delegasi yang terdiri dari petinggi perbankan, industri permesinan, ketenagalistrikan, jasa, material, hingga sektor pangan, terjun langsung ke lapangan guna memantau kesiapan infrastruktur Nusantara.
Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, memberikan sambutan hangat dan menaruh harapan besar agar ketertarikan ini segera bertransformasi menjadi komitmen investasi yang konkret.
“Kehadiran 60 orang, termasuk para pelaku usaha papan atas Jepang ini, merupakan sinyal luar biasa. Saya berharap kunjungan ini meninggalkan jejak investasi nyata bagi pembangunan Ibu Kota Nusantara ke depan,” ujar Basuki dalam dialog yang berlangsung di Multifunction Hall Kantor Bersama 4, kawasan KIPP Nusantara tersebut.
Guna meyakinkan para calon investor, delegasi Jepang diajak berkeliling meninjau proyek vital, mulai dari Rumah Susun ASN 1, Bendungan Sepaku Semoi, Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST), hingga kemajuan Bandara VVIP IKN.
Presiden Direktur JETRO Jakarta, Shinji Hurai, mengaku terkesan dengan progres di lapangan. Meski ini merupakan kunjungan perdananya ke Nusantara, ia mengapresiasi keterbukaan Otorita IKN dalam memfasilitasi dialog strategis ini.
“Terima kasih atas dukungan Otorita IKN dalam menyelenggarakan pertemuan ini. Ini adalah kali pertama saya menginjakkan kaki di Ibu Kota Nusantara,” ungkap Shinji saat membuka sesi diskusi.
Sinergi antara Otorita IKN dan investor Jepang ini diharapkan menjadi katalisator bagi percepatan pembangunan Nusantara sebagai kota modern yang berkelanjutan. Dengan keterlibatan teknologi dan modal dari Negeri Sakura, IKN memperkuat posisinya sebagai destinasi investasi paling strategis di kawasan Asia Tenggara.












