Mabes Polri Dikabarkan Turun ke Dumai, Arena Judi Gelper Banyak Yang Tiarap

oleh -136 Dilihat
Salah satu mesin judi Gelper tembak ikan.

DUMAI, Rabu (18/05/2022) suaraindonesia-news.com – Beberapa waktu yang lalu dikabarkan Tim Mabes Polri melakukan penggrebekan Arena Gelper di Dumai untuk menertibkan arena perjudian dengan modus Gelanggang Permainan (Gelper) membuat ciut nyali para pengelola yang ada di Dumai.

Sejak dua hari belakangan ini areal parkiran Gelper terlihat sepi dari kendaraan para pencandu judi Gelper. Pemandangan tidak biasa tampak dari seluruh titik lokasi perjudian Gelanggang Permainan (Gelper) yang beroperasi di Kota Dumai. Seperti Biasanya, areal parkiran tampak penuh dengan kendaraan yang parkir. Terutama kendaraan roda dua. Namun kali ini sejak akhir pekan kemarin, pemandangan itu tidak tampak lagi.

Menurut kabar, para pengelola “banyak yang tiarap” setelah mendengar kabar turunnya Tim Mabes Polri.

“Sejak kemarin tidak buka lagi bang. Begitu dapat kabar operasi yang dilakukan Tim Mabes Polri di Kandis, seluruh Gelper yang ada di Dumai langsung tutup. Tapi informasinya bakal buka lagi kalau situasi sudah aman,” ujar sumber kepada wartawan, Senin (16/05/22) sore.

Adapun lokasi Gelper yang berada di Kota Dumai tersebar di sejumlah titik. Mulai kawasan Jalan Budi Kemuliaan, Jalan Hasanuddin/Ombak, Jalan Tegalega hingga Jalan Merdeka dan kawasan Sukajadi. Aktifitas Gelper yang mengarah pada tindak perjudian itu sudah menjadi rahasia umum.

Namun anehnya, selama ini bisa bebas beroperasi. Beberapa waktu lalu, aparat hukum memang pernah mengambil tindakan tegas. Tim dari Mabes Polri menggerebek dua lokasi judi gelanggang permainan (Gelper) yang ada di Dumai.

Penggerebekan ini berlangsung serentak di dua lokasi berbeda. Masing-masingnya di Gelper Starzone Jalan Budi Kemuliaan dan Lukcy Zone di Jalan Ombak, Kecamatan Dumai Kota.

Dalam penggerebekan ini ratusan orang ikut diamankan oleh petugas Mabes Polri. Setelah berhasil diamankan, ratusan orang itu diperiksa secara maraton di Mapolres Dumai. Dari ratusan orang yang diperiksa secara maraton itu, ada belasan orang yang diduga sebagai bos atau pemilik dua lokasi gelper yang diamankan petugas dan di angkut ke Jakarta untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Reporter : Muhardi
Editor : Redaksi
Publisher : Ipul

Tinggalkan Balasan