Luput Dari Perhatian, Begini Kondisi CekDam Dusun Kemarong Saat Ini - Suara Indonesia
Berita

Luput Dari Perhatian, Begini Kondisi CekDam Dusun Kemarong Saat Ini

Avatar of admin
×

Luput Dari Perhatian, Begini Kondisi CekDam Dusun Kemarong Saat Ini

Sebarkan artikel ini
IMG 20210607 205336
Foto : CekDam Dusun Kemarong, Desa Banjar, Kec. Kedungdung, Kab. Sampang, sampai saat ini luput dari perhatian. Baik Pemkab Sampang atau Pemprov Jawa Timur. Padahal keberadaan CekDam tersebut sangat membantu warga 4 desa sekitar untuk memenuhi kebutuhan air bersih dan mengairi persawahan. Terutama saat musim kemarau. (Foto: Nora/SI).

SAMPANG, Senin (7/6/2021) suaraindonesia-news.com – CekDam di Dusun Kemarong, Desa Banjar, Kecamatan Kedungdung, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, luput dari perhatian. Padahal, keberadaan CekDam seluas 3 hektar itu selama ini membantu kebutuhan air bersih dan persawahan masyarakat 4 desa yaitu, Desa Ombul, Nyeloh, Sumber, dan Desa Banjar. Terutama saat terjadi musim kemarau panjang.

Namun, keberadaan CekDam tersebut saat ini kondisinya tidak terawat dan kedalamannya mulai dangkal. Sehingga, mengurangi jumlah debit air yang tertampung di dalamnya.

Melihat kondisi ini, masyarakat yang selama ini terbantu dengan adanya CekDam tersebut resah. Mereka khawatir pada musim kemarau tahun ini, air CekDam kering dan tidak dapat dimanfaatkan untuk membantu kebutuhan air bersih dan mengairi sawah warga.

Satuki (50), petani Desa Benjer berharap agar ada perhatian dari Pemkab Sampang atau Pemprov Jawa Timur, yang punya kewenangan terkait keberadaan CekDam tersebut, untuk dilakukan pengerukan dan pemeliharaan. Agar saat musim kemarau tahun ini airnya tidak kering.

”Keberadaan CekDam Kemarong selama ini sangat bermanfaat bagi masyarakat di 4 desa untuk kebutuhan air bersih dan juga mengairi persawahan. Terutama saat musim kemarau,” jelasnya.

Kades Banjar H.Sutikno, membenarkan bahwa CekDam kemarong yang luasnya sekitar 3 hektar tersebut, selama ini dimanfaatkan untuk kebutuhan air bersih dan mengairi persawahan. Namun, saat ini kondisi CekDam tidak terawat dan kedalamannya mulai dangkal. Sehingga, debit air nya berkurang.

”Saya berharap ada perhatian dari dinas terkait baik Pemkab Sampang atau Pemprov Jawa Timur, untuk dilakukan pengerukan dan pemeliharaan. Karena, keberadaan CekDam tersebut sangat bermanfaat bagi masyarakat untuk kebutuhan air bersih dan mengairi persawahan. Terutama saat musim kemarau,” ungkapnya.

Kabid pengelolaan sungai Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Sampang, Indah Sri Wahyuni menjelaskan, CekDam dusun Kemarong kewenangan Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur. CekDam tersebut dibuat melalui program Perhutani untuk tempat penampungan sedimentasi lumpur.

“Progran awal CekDam dari Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur, melalui program Perhutani untuk di dangkalkan. Fungsinya, untuk menampung sidementasi lumpur. Awalnya, lokasi tersebut berupa lembah dengan kedalaman 6 meter lebih. Dan dijadikan CekDam untuk penampungan sedimentasi lumpur agar tidak longsor,” terang Yuyun.

Namun lanjut Yuyun, berjalannya waktu keberadaan CekDam beralih fungsi untuk memenuhi kebutuhan air bersih dan mengairi persawahan warga.

“Jika memang warga setempat menginginkan dilakukan pengerukan dan pemeliharaan, akan dikonsultasikan dan dikoordinasikan terlebih dahulu dengan Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur,” terangnya.

Reporter : Muh. Nora
Editor : Redaksi
Publisher : Syaiful