LSM IK Tuding Proyek Rigid Beton Jalan Desa Cantigi Kulon Asal Jadi

oleh
Foto Proyek rigit beton jalan Cantigi Kulon yang baru selesai dibangun dalam hitungan hari sudah retak dan pecah.(Foto: Sono/SI)

INDRAMAYU, Jumat (16/8/2019) suaraindonesia-news.com – LSM IK (Inovasi Kemaslahatan) Indramayu, menuding proyek rigid beton jalan Desa Cantigi Kulon, Kecamatan Cantigi, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, diduga asal jadi tidak berkualitas.

Pasalnya, proyek rehabilitasi jalan Desa Cantigi Kulon baru dibangun beberapa hari sudah terlihat pecah dan retak disejumlah titik.

Menurut Dulbari, ketua LSM IK Indramayu, jika pekerjaannya dikerjakan sesuai RAB tidak mungkin dalam hitungan hari sudah retak dan pecah.

“Dugaan saya, batu-batuan seperti batu beskos yang digelar dibadan jalan diduga kuat tidak dipindahkan dipinggir jalan ketika pengecoran, sehingga bisa mengurangi volume ketebalan, sehingga dampak dari kurangnya volume ketebalan jalan tersebut akan mudah retak dan pecah, apa lagi di dalam pekerjaan proyek tersebut tidak terpasang papan informasi proyek,” terangnya.

“Apa lagi waktu pengerjaan pengecorannya pada malam hari, ini sudah jelas ada permainan dari pihak kontraktor atau pelaksana, karena tidak adanya pengawasan dari dinas PUPR,” imbuhnya.

Ditambah lagi tidak adanya papan informasi proyek, kata dia, seharusnya papan informasi proyek tersebut dipasang supaya masyarakat tahu anggaran proyek tersebut dari mana dan nilai anggarannya berapa.

“Untuk itu, pihak dinas PUPR harus bertanggung jawab,” tegasnya.

Dulbari, meminta kepada penegak hukum, baik dari Kejaksaan Negeri Indramayu, Kejaksaan Tinggi Jawa Barat ataupun dari komisi pemberantasan korupsi (KPK) untuk mengusut pekerjaan tersebut, karena menurut Dulbari proyek tersebut sudah merugikan Negara.

“Saya selaku SLM IK meminta kepada penegak hukum baik dari Kajari, Kajati maupun dari KPK untuk mengusut proyek jalan Desa Cantigi Kulon Blok Pulo tersebut karena diduga kuat sudah merugikan Negara,” pinta Dulbari.

Sementara Mus, selaku pelaksana proyek tersebut ketika memberikan keterangan pada media ini mengungkapkan, bahwa pelaksanaan proyek jalan Desa Cantigi Kulon dirinya mengaku mengerjakannya sudah maksimal, batu-batuan yang digelar dibadan jalan tersebut dipindahkan dipinggir jalan ketika pelaksakan pengecoran beton dan hasilnya juga bagus.

“Saya selaku pelaksana kaget ketika media suaraindonesia-news.com memberikan surat pemberitahuan konfirmasi terkait proyek jalan Desa Cantigi Kulon kepada bos saya Bang Jul, untuk itu saya selaku pelaksana menerangkan bahwa pekerjaan tersebut sudah dikerjakan dengan semaksimal mungkin,” kilahnya.

Reporter : Sono/Tn
Editor : Amin
Publisher : Mariska

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *