Sidoarjo, Suara Indonesia-News.Com – Lingkar Survei Indonesia (LSI), lembaga besutan Deny JA rupanya juga melakukan survei periode akhir Oktober – November jelang pilkada serentak 9 desember, rabu (18/11/2015).
Dari laporan survei untuk metodologi survei yang dilakukannya, pengambilan data dilakukan 29 oktober – 3 november .Metode pengambilan sampling atau responden dilakukan dengan metode multistage random sampling.
Jumlah responden , 440 responden dan dilakukan wawancara tatap muka responden dengan membawa kuesioner.margin of error plus minus 4,8% .Dalam metodologinya, LSI memastikan setiap pemilih di Sidoarjo mempunyai kesempatan yang sama untuk menjadi responden.
Peneliti LSI , Ardian Sopa menyampaikan responden yang diambil dalam pilkada sudah mencukupi.
” Keterwakilan responden dari 18 kecamatan, maupun usia tua muda dan keterwakilan laki perempuan semua terpenuhi,” ungkapnya.
Lebih jauh, Sopa panggilan akrabnya ini memastikan keterwakilan pada semua segmen tak ada bias.
Elektabilitas masing masing pasangan calon yang berlaga di pilkada Sidoarjo menurut LSI sebagai berikut;
Paslon 1 , Cip-Kolik ; 14,3%
Paslon 2, Usman – Tan mei Hwa : 4,8%
Paslon 3, Saiful- Nur Ahmad : 54,1%
Paslon 4, Warih-Imam : 2,5 %
Sedangkan, Responden Belum menentukan pilihan sebesar 24,3 %.
Terlihat, perolehan paslon bertagline Sidoarjo Bersinar ini paling tinggi elwktabilitasnya.Bila suara belum menentukan pilihan nya sebesar 24,3 % terdistribusi proporsional sesuai tingkat elektabilitasnya ,maka perolehan paslon bertagline Sidoarjo Bersinar mencapai 68 % an.(Adhi).













