LPJU Mati, Ternyata Ini Kendalanya

Ramlan Tamin kabid Perumahan DPRKP OKI.

OGAN KOMERING ILIR, Kamis (12/9/2019) suaraindonesia-news.com – Kondisi matinya Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) dibeberapa titik diwilayah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) belakangan ini menjadi keluhan warga. Mobil Crane lpju yang lama tidak memadai.

Edi salah satu warga Kayuagung mengeluh terkait padamnya lampu lpju disekitar rumahnya.

“Saya berharap lpju dititik dekat rumahnya segera diperbaiki. Kalau malam kondisi jalan tersebut sangat gelap,” terangnya. Kamis (12/9).

Kadis Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman OKI melalui Ramlan Tamin kabid Perumahan ketika dijumpai diruang kerjanya mengakui masih ada lpju dibeberapa titik kondisinya mati (padam). Seperti dikelurahan Kedaton, kutaraya dan jalan Singadikane (arah kantor Pemda).

“Kerusakan dikedaton seputar smu unggulan dan perumahan cetak, ada 3 titik rusak. Akibat disambar petir ini harus kita perbaiki dengan mengunakan mobil crane untuk menganti kabelnya,” jelasnya.

Lanjutnya, demikian juga dititik jalan Singadikade masih ada yang rusak belum bisa diperbaiki. Hal ini terkendala karna mobil Crane lpju yang lama kondisinya tidak memadai.

“Kita menunggu mobil crane lpju yang saat ini masih dalam proses pengadaan,” jelasnya.

Ramlan menambahkan, secara tehnis perbaikan lpju tersebut hanya bisa dilakukan mengunakan mobil crane lpju karna stang yang berukuran 3 meter harus dilepas dan diperbaiki dibawah demikian juga kondisi stang yang ukuran satu meter terkadang kondisinya berkarat dan harus diganti.

Dijelaskannya, ditahun 2017 data lpju dikabupaten OKI berjumlah 2.189 titik. Dan ditahun 2019 ini akan bertambah 200 an titik. Dengan tenaga tehnis lapangan sebanyak 2 orang dan satu sopir mobil crane.

“Kita tidak ada pengawas khusus dalam hal ini. Karna itu kita berharap partisipasi masyarakat, kades dan lurah untuk melaporkan titik-titik lpju yang rusak agar segera diperbaiki dengan cara melayangkan surat atau datang langsung ke DPRKP OKI,” pintanya.

Reporter : Firman
Editorial : Amin
Publish : Marisa

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here