JEMBER, Rabu (27/4/2022) suaraindonesia-news.com – Pembuangan bayi oleh orangtua kandungnya sendiri masih banyak terjadi. Penyebabnya pun sangat beragam.
Bupati Jember Hendy Siswanto usai menyerahkan bayi berjenis kelamin laki-laki kepada Dinsos Provinsi Jawa Timur mengatakan, faktor ekonomi menjadi penyebab utama pembuangan bayi.
Bayi laki-laki yang telah diberi nama Muhammad Arjuna Ramadan dibuang pada awal Bulan Suci Ramadan atau tepatnya tanggal 11 April 2022 lalu.
Lebih lanjut, ketidaksiapan ekonomi diawali dari rendahnya literasi masyarakat akan keluarga berencana.
Oleh karena itu, Hendy meminta OPD Pemkab Jember terkait, instansi pemerintah seperti Kemenag, Pengadilan Agama, Kepolisian, Tokoh Masyarakat untuk bersama-sama mengedukasi masyarakat mengenai keluarga berencana.
“Inti dari kejadian ini adalah ekonomi yang menjadi kunci penyebab utama, sehingga kita harus bergotong royong melakukan edukasi pentingnya keluarga berencana,” ungkap Bupati Hendy Siswanto, Rabu (27/4/2022).
Lebih lanjut Hendy menerangkan literasi masyarakat akan keluarga berencana yang rendah terbukti dari masih adanya pembuangan bayi, pernikahan dini, pergaulan bebas hingga hubungan di luar nikah.
Untuk diketahui, bayi tersebut saat ditemukan langsung dirawat oleh Dinsos dan Dinkes Jember yang selanjutnya diserahkan kepada UPT Perlindungan dan Pelayanan Sosial Asuhan Balita (PPSAB), Dinas Sosial Pemerintah Provinsi Jawa Timur, hari ini.
Selain itu, bayi tersebut juga telah tercatat adminduknya.
Reporter : Guntur Rahmatullah
Editor : Redaksi
Publisher : Ipul












