Reporter : Adi Wiyono
Kota Batu, Suara Indonesia-News.Com – Dinas Pariwisata (Disparta) kota Batu mencatat dalam tahun 2015 setidaknya lima juta wisatawan menyerbu tempat-tempat wisata di kota Batu, sedang liburan sekolah, natal dan tahun baru mulai awal Desember hingga 27 Desember 2015 sedikitnya 330 ribu wisatawan datang ke kota Batu. Baik wisatawan local maupun wisatawan manca negara
Abdillah Alkaf Kepala Disparta Kota Batu saat ditemui Suara Indonesia, di Balai Kota Batu, Rabu (30/12/2015) mengatakan bahwa kunjungan wisatawan yang masuk ke kota Batu secara formal dari tempat-tempat wisata di kota Batu sebanyak 330 ribu, belum termasuk kunjungan wisatawan ke Alun-alun dan home stay.
“Kunjungan wisatawan yang datang ke kota Batu umumnya masih didominasi oleh wisatawan asal Gresik, Surabaya dan Sidoarjo, sementara untuk wisatawan asing, jumlahnya masih kecil” kata Mantan Camat Junrejo ini.

Menurutnya, bila dalam satu bulan hingga pergantian tahun 2015 ke 2016 jumlah kunjungan wisatawan ke Kota Batu, lebih dari 500 ribu wisatawan, karena sisa waktu empat hari itu merupakan moment puncak liburan panjang,
Ia juga memprdeksi, kenaikan jumlah wisatawan akan mengalami kenaikan lebih dari 10 persen dibandingkan dengan tahun 2014, jumlah kunjungan wisatawan tahun 2014 secara formal atau data yang masuk Di Disparta kota Batu dari tempat hiburan dan wisata jumlahnya mencapai 3,324 juta.
“Itu belum termasuk kunjungan ke alun-alun, pusat oleh-oleh, villa dan home stay, bisa jadi jumlah kunjungan wisatawan tahun 2014 mencapi 4 juta, sedangkan tahun 2015 bisa mencapai 5 juta wisatawan.
Tahun 2015 ini kunjungan wisatawan ke kota Batu, mulai banyak wisatawan dari luar Jawa Timur, seperti Yogyakarta, Jawa tengah, Bali dan Jawa barat.
Kata Abdillah, jumlah kunjungan wisatawan local pihaknya sementara tidak menargetkan karena factor keterbatasan infra struktur, jalan dan areal parkir. Disparta kosentrasi pada kunjungan wisatawan manca Negara.
“Kami akan menanrgetkan wisatawan manca negara, kalau local sementara tidak. Target kami 18 ribu wisatawan asing. Baik dari Eropa maupun asia, seperti Cina, Jepang, Malaysia, Arab saudi,Singapura dan Belanda” jelas Abdillah
Alasanny PDB nya pendapatan percapitanya sangat besar, dan Indonesia sudah dikenal oleh mereka, sedangkan Untuk merealisasi target tersebut, pihaknya akan mengundang seller-seller dan pelaku-pelaku wisata seluruh Indonesia ke kota Batu dan juga akan datangkan buyer seluruh Indonesia, singapur Jepang Cina, Malaysia, Australia dan Arab Saudi.












