Libur Sekolah Cegah Virus Corona, 2 Siswi SMPN 1 Bangun Purba Tenggelam di Wisata Pantai Salju

oleh
Tim Basarnas dan Muspika dibantu masyarakat yang melakukan pencarian menemukan jasad Winda Sahfitri pada Senin (23/3) sekitar pukul 17.55.

DELI SERDANG, Selasa (24/03/2020) suaraindonesianews.com – Seyognya libur sekolah pasca virus Corona (Covid-19) yang ditetapkan pemerintah adalah belajar dan beraktifitas didalam rumah, namun dua pelajar SMPN 1 Bangun Purba, masing-masing Winda Sahfitri (14), warga Dusun III Bangun Purba Tengah dan Alya (15), warga Dusun IV Desa Batu Gingging, Kecamatan Bangun Purba, Kabupaten Deli Serdang beserta dua orang temannya Fahri dan Farel memilih berwisata di Pantai Salju, Kecamatan Bangun Purba, Minggu (22/3).

Naas bagi kedua siswi ini Winda Sahfitri dan Alya menjadi korban hanyut dan tenggelam di Pantai Salju tersebut.

Tim Basarnas dan Muspika dibantu masyarakat yang melakukan pencarian menemukan jasad Winda Sahfitri pada Senin (23/3) sekitar pukul 17.55 Korban yang duduk di kelas 7.7 di SMPN 1 Bangun Purba itu ditemukan di sekitar lokasi korban tenggelam dengan kondisi badan membiru, dan kini jasad Aliya.juga sudah ditemukan Selasa (24/3) sekira pukul 13.15 wib.

Informasi yang dihimpun, pencarian jasad Alya yang dilakukan Tim Basarnas, Muspika dan dibantu masyarakat dengan cara menyelam menggunakan jangkar pengait milik tim Basarnas yang dilemparkan kedalam air sungai lokasi korban jatuh hanyut.

Sekira pukul 13.15 wib, korban Aliya ditemukan. Selanjutnya jasad korban Aliya dibawa ke Desa Batu Gingging Kecamatan Bangun Purba dengan menggunakan Ambulan.

Terlihat dilokasi Pantai Salju pada saat di lakukan pencarian hadir Camat Bangun Purba Raden Mewah Ristanto SSTP beserta Staf, Danramil 19/ BP Kapten Kav Ishak Iskandar beserta Anggota, Babinsa Desa Mabar Serka M.Yusuf, Serma J.Panjaitan, Serka Alunto, Serda Bambang. H, Serda Adisuatman, Serda Wiwik, Kapolsek Bangun Purba AKP Sudaryanto beserta Anggota, Kanit Intelkam Ipda Syafrizal Amri beserta Anggota, Tim Basarnas Kabupaten Deli Serdang, Kades Bangun Purba Tengah Heri Suardi.

Ketika dikonfirmasi dua orang teman korban Fahri dan Farel menceritakan kronologis kejadian kepada wartawan, sekira pukul 16.30 wib, 4 pelajar diantaranya 2 orang laki laki dan 2 orang perempuan, sedang bermain di pinggir pantai salju. Dimana kedua anak laki laki yang bernama Fahri dan Farel berenang ke seberang sungai pantai salju, sedangkan posisi ke dua korban Winda dan Alya berada di tepi sungai persis di atas batu. Dan tiba tiba sikorban memanggil nama ke dua teman laki lakinya.

“Woi tolong kami, kami mau menyeberang. Jangan nanti kalian tenggelam,” ungkap Fahri yang diamini Farel menirukan korban.

Kemudian teman korban berenang menyeberang untuk menemui korban, tetapi pada saat masih ditengah sungai, salah seorang teman cowok korban melihat korban Winda terpeleset serta menarik tangan korban Alya, dan kedua korban hanyut tengelam di Sungai Buaya tepatnya di air pemandian Pantai Salju

Melihat ke dua korban hanyut dan tenggelam, kedua teman cowok korban sempat hendak menolong, akan tetapi karena arus yang deras korban hanyut dan tenggelam sehingga tidak bisa diselamatkan oleh ke dua temannya, tersebut.

Kapolsek Bangun Purba AKP Sudaryanto ketika dikonfirmasi media, mengatakan, setelah jasad Winda Sahfitri semalam ditemukan, hari ini, jasad korban Aliya juga telah ditemukan dan akan dibawa ke Desa Batu Gingging Kecamatan Bangun Purba dengan menggunakan Ambulan.

Reporter : M. Habil Syah
Editor : Amin
Publisher : Ela

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *