Lestarikan Budaya Leluhur, Masyarakat Desa Nunuk Gelar Kegiatan Tradisi Ngarot

oleh -105 views
Mashadi Kepala Desa Nunuk saat menabuh Gong dalam Pembuakaan Budaya Ngarot.

INDRAMAYU, Minggu (4/1/2020) suaraindonesia-news.com – Masyarakat Desa Nunuk, Kecamatan Lelea, Kabupaten Indramayu, menggelar kegiatan budaya Ngarot bertempat di Balai Desa Nunuk, Sabtu (4/1).

Tradisi Ngarot memiliki arti ucapan syukur terhadap Allah Swt dengan datangnya musim masa tanam, masyarakat Desa Nunuk memiliki ungkapan syukur yang khas dalam menyambut musim bercocok tanam padi.

Tradisi budaya ngarot ini hanya diikut oleh pemuda-pemudi yang masih perawan dan perjaka, Tradisi Ngarot bermaksud mengumpulkan para pemuda-pemudi yang akan diberi tugas bertani, para pemuda-pemudi akan saling bekerja sama dan gotong royong mengolah sawah.

Tradisi Ngarot bertujuan untuk membina pergaulan yang sehat, agar saling mengenal, saling menyesuaikan sikap, kehendak, tingkah laku, yang sesuai dengan adat budaya.

 

Mashadi S.IP kepala Desa Nunuk menyampaikan terima kasih kepada seluruh elemen masyarakat Desa Nunuk atas segala partisipasi dan segala dukungannya sehingga kegiatan hari ini bisa berjalan lancar dan sukses tanpa halangan sedikitpun.

“Namanya kegiatan Budaya itu kita harus jaga dan lestarikan karena sebagai warisan leluhur untuk kita jaga dan lestarikan sampai kapanpun dan sampai anak cucu kita, supaya kita bisa tahu kegiatan adat ngarot ini,” ujarnya.

Mashadi melanjutkan, Dalam rangkaian kegiatan ini kata dia sudah menginjak musim bercocok tanam padi walaupun dengan kondisi yang agak terlambat tapi tidak mengurangi semangat para petani untuk terus berjuang.

“Saya berdoa dan bersyukur kepada Allah Swt yang maha esa semoga Pertanian di Desa Nunuk dan Kecamatan Lelea pada umumnya bisa maksimal atau sesuai apa yang kita harapkan dan tidak ada gangguan yang berarti,” harapnya.

Ia juga menambahkan, ini adalah hari yang bahagia bisa berkumpul juga bersilaturahmi, dengan harapan bisa berbagi bahwa dari sinilah semangat budaya kita di selenggarakan dan dari sinilah semangat untuk hal yang berkaitan dengan pertanian.

“Semoga untuk kedepannya lebih jauh lagi juga maju lagi dan lebih kompak supaya bisa makmur dan sejahtera,” pungkas Mashadi.

Dalam acara kegiatan budaya ngarot ini dihadiri Camat Lelea, Muspika, Danramil, Kapolsek dan tokoh masyrakat, khususnya masyarakat Kecamatan Lelea.

Reporter : Anton/Sono
Editor : Amin
Publisher : Oca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *