LDF Aceh Imbau Masyarakat Aceh Tak Rayakan Tahun Baru

oleh -36 views
Teungku Moelyadi Oesman.

ACEH UTARA, Selasa (31/12/2019) suaraindonesia-news.com – Lembaga Da’wah Front (LDF) Aceh menghimbau masyarakat Aceh agar tidak menggunakan kembang api dan meniup terompet saat malam pergantian tahun baru.

Menurut Teungku Moelyadi Oesman, fenomena perayaan tahun baru Masehi sebenarnya identik dengan agama Masehi. Agama masehi adalah istilah lain dari agama Nasrani atau Kristen. Biasanya beberapa hari setelah natal berlalu, masyarakat mulai disibukkan dengan persiapan menyambut tahun baru masehi pada tanggal satu Januari.

“Maka kami LDF Aceh menghimbau masyarakat Aceh untuk tidak merayakan tahun baru Masehi,” imbaunya.

Tgk Moelyadi yang akrab di panggil Tgk Woyla itu mengatakan, mengisi malam pergantian tahun baru cukup berkumpul bersama keluarga di rumah dengan memanjatkan doa, renungan dan introspeksi diri agar tahun yang akan datang lebih baik dari tahun sebelumnya.

“Kami LDF Aceh juga meminta para tokoh masyarakat, tokoh agama dan ormas-ormas di Aceh untuk memberikan arahan kepada masyarakat, terutama generasi muda,” pintanya.

Ia menambahkan, pergantian tahun baru Masehi tidak perlu meniup terompet, memasang kembang api, kumpul-kumpul dengan bukan mahram, karena tradisi tersebut bertentangan dengan Syari’at Islam, pungkas staf Guru Dayah Nurul Islam.

Reporter : Masri
Editor : Amin
Publisher : Oca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *