PAMEKASAN, Senin (16/02) suaraindonesia-news.com — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pamekasan menggelar kegiatan taubat massal yang diikuti seluruh petugas dan warga binaan pada Senin (16/02/2026). Kegiatan religius tersebut berlangsung di Masjid Al Mubarok Lapas sebagai bagian dari program pembinaan kepribadian dan penguatan spiritual.
Sebanyak 727 warga binaan mengikuti rangkaian istighosah dan taubatan yang berlangsung khidmat. Suasana haru dan kekhusyukan terasa saat doa serta dzikir dipanjatkan bersama oleh para peserta.
Kegiatan dipimpin oleh M. Nurhuda, yang dalam tausiyahnya mengajak jamaah menjadikan momentum tersebut sebagai titik balik kehidupan.
“Taubat bukan hanya tentang menyesali kesalahan, tetapi tentang komitmen untuk berubah dan memperbaiki diri. Allah selalu membuka pintu ampunan bagi siapa saja yang bersungguh-sungguh,” ujarnya.
Kepala Lapas Kelas IIA Pamekasan dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari program pembinaan mental dan spiritual yang rutin dilaksanakan bagi warga binaan.
“Kami ingin memastikan bahwa warga binaan tidak hanya menjalani masa pidana, tetapi juga mendapatkan pembinaan rohani yang kuat. Taubat massal ini menjadi momentum refleksi diri agar mereka siap kembali ke masyarakat dengan pribadi yang lebih baik,” ungkapnya.
Ia menambahkan, pembinaan berbasis keagamaan menjadi salah satu pilar penting dalam membentuk karakter warga binaan agar memiliki kesadaran, tanggung jawab, serta harapan baru untuk masa depan.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama untuk memohon keselamatan, keberkahan, serta kemudahan dalam menjalani proses pembinaan di Lapas Kelas IIA Pamekasan.












