Lania Laosa Angkat Bicara Tanggapi Banyaknya Pejabat Tersangkut Kasus E-KTP

oleh
Lania Laosa saat memancing Ikan

Reporter : T2g

BANGKEP, Sabtu (11/3/2017) suaraindonesia-news.com – Beredarnya daftar nama beberapa pejabat negara yang di duga terlibat kasus e-KTP membuat segelintir masyarakat merasa bahwa para pejabat negara kita ini sedang dalam krisis moral, Hal tersebut di ungkapkan Mantan Bupati Bangkep Lania Laosa.

“Inilah anehnya para pejabat di Negeri ini, yang baik dan punya prestasi tidak di gunakan, seperti saya saat menjadi kader golkar dan berhasil membawa nama baik partai dengan prestasi 5 kali berturut turut mendapat WTP saat menjadi Bupati Bangkep, namun pada akhirnya saya di geser juga,” ujar mantan bupati Bangkep yang pernah meraih prestasi 1 periode penghargaan WTP ini.

Diakuinya, hal inilah yang membuat saya tambah berpengalaman bahwa di Negeri ini orang jujur dan tidak korupsi jarang di pakai sedangkan orang berhati busuk dan korupsi selalu di pakai, tegasnya.

“Saya sangat menyayangkan para pejabat negara bahkan pejabat partai politik yang di sebut sebut namanya terlibat kasus E-KTP, ini membuktikan bahwa mereka yang terlibat di kasus tersebut adalah tokoh tokoh yang hanya mau menjadikan Negara ini ladang penghasilan dan bukan untuk bekerja demi masyarakat,” terang Lania.

Lebih lanjut Lania berkata, jika seorang pejabat harus lengser dari jabatannya maka dia harusnya bisa menerima keadaannya.

“Seperti saya setelah tidak menjadi Bupati lagi maka saya kembali menjadi nelayan, hal inilah yang belum tertanam di hati para pejabat yang suka korupsi, karena pikirannya setelah lengser dari jabatannya maka dia harus menjadi raja dengan dipenuhi harta. Dari dasar pemikiran itulah besar kemungkinan bahwa pejabat yang terlibat kasus E-KTP tersebut terjadi,” imbuh Lania.

Jadi menurut Lania, mau dibawa kemana bangsa ini sementara program bapak Jokowi desa membangun Indonesia. Tukas Lania.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *