Lagi Perairan Malut Makan Korban Di Akhir Tahun, PM Putri Tunggal 03 Tengelam 3 Orang Meninggal

oleh -21 views
ilustrasi

Reporter: Ipul

Ternate Malut, Minggu (1/1/2017) suaraindonesia-news.com – Di penghujung 2016, duka menyelimuti keluarga dan korban penumpang kapal laut yang tiga hari berturut-turut tenggelam di perairan Maluku Utara. Setelah KM Karamando karam dan menewaskan empat orang pada Kamis, 29 Desember 2016, kecelakaan menimpa Perahu Motor Putri Tunggal 03.

Perahu pengangkut bahan bakar minyak itu hilang kontak di Laut Obi, Kabupaten Halmahera pada Jumat subuh, 30 Desember 2016. Kepala Basarnas Ternate Mustari mengatakan, PM Putri Tunggal 03 yang hilang kontak di Laut Obi, Halmahera Selatan, pada Jumat kemarin hingga sekarang belum ditemukan.

Longboat pengangkut minyak BBM bersubsidi itu semestinya tiba lima sampai enam jam di Pulau Obi.

“Namun hingga 6 jam lebih longboat belum juga tiba. Setelah dikontak tidak ada balasan, akhirnya keluarga korban langsung melapor. Setelah ditelusuri dinyatakan PM Putri Tunggal 03 lost contact di perairan Obi,” ucap Mustari kepada suara indonesia-news

Mustari mengungkapkan ada empat penumpang dalam PM Putra Tunggal 03 tersebut. Keempatnya adalah Hamid Lakaduta (pemilik kapal), Alan, Thamrin dan Arjuni.

Berdasarkan informasi yang dihimpun tim media ini saat posisi perahu mendekati Tanjung Gurango, Halmahera Selatan, perahu dihadang ombak besar. Kru perahu motor pengangkut BBM itu terpaksa memutuskan mencari tempat yang lebih aman.

Pada Jumat, 30 Desember 2016, kurang lebih pukul 04.00 WIT, kru perahu memutuskan untuk kembali melanjutkan perjalanan menuju Obi, Kabupaten Halmahera Selatan. Sesampainya di Tanjung Bendera Madapolo, perahu kembali dihantam ombak besar dan akhirnya tenggelam hari itu juga.

Salah satu kru, Alan berhasil ditemukan nelayan, tepat di bawah Pulau Tapa, Kabupaten Halmahera Selatan. Kurang lebih 50 sampai 60 mil dari lokasi nelayan yang sedang memancing di perairan itu.

Kepala Basarnas Ternate Mustari mengatakan, Tim SAR gabungan saat menerima laporan, langsung bergerak menuju perairan Obi mencari tiga kru lainnya yang belum ditemukan.

“Saat ini, ada tiga kapal sudah di TKP (tempat kejadian perkara). Untuk salah satu korban yang sudah ditemukan masih dalam perawatan medis di RSUD Bacan,” kata dia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *