Kurangi Pembalap Liar, Wabup Sumenep Adakan Ajang Balap Motor Berbagai Kelas

oleh -56 views
Peserta ajang balap motor IMS menaruh Infaq di temani Wabup Sumenep, Ketua Panitia, dan Ta'mir Masji Jamik Sumenep, Minggu (29/12/2019).

SUMENEP, Minggu (29/12/2019) suaraindonesia-news.com – Induk Motor Sumenep (IMS) dalam ulang tahunnya yang ke 2 menggelar ajang balap motor berbagai kelas, di sebela Taman Adipura, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur. Minggu (29/12).

Balap motor kali ini diadakan oleh IMS yang diikuti pesertanya dari wilayah Madura, luar Jawa seperti Bali, Pontianak.

Ketua IMS, Teguh Doni Efendi mengatakan, rangkaian acara ini merupakan ulang tahun IMS yang ke-2, dengan tujuan untuk mengurangi para pembalap liar yang ada di kota Sumenep, dan menjadi tugas penting dari petugas keamanan dalam menyikapinya.

“Langkah ini adalah salah satu cara menekan kenakalan remaja, biasanya bagi remaja malam minggu itu identik dengan balapan liar, terlebih malam tahun baru nanti,” kata Ketua IMS pada media ini.

Wabup Sumenep, Achmad Fauzi, sekaligus pembina IMS menyampaikan, dari pekembangan dunia yang semakin pesat yang pasti membutuhkan beberapa cara untuk bisa mengembangkan bakat dan kemampuan anak muda, salah satunya dengan cara digali dari hobi yang dimilikinya.

“Cara membangun karakter generasi muda, pertama harus dibidik dari hobinya, setelah itu baru pemberian ruang religius,” jelas suami Nia Kurnia Fauzi itu.

Lanjut Fauzi, dari ajang balap motor kali ini ada yang memarik sebelum turun ke lintasan, beberapa para pembalap di arahkan ke Masjid Jamik untuk menaruh infaq ke kotak amal Masjid.

“5 pembalap Nasional nanti akan memasukkan amplop ke kotak amal, ya intinya balapan sambil beramal,” ungkapnya.

Balapan kali ini sengaja di konsep berbeda, salah satunya balapan sambil beramal, hal ini menjadi cara yang tepat menjaring kemampuan generasi muda di bidang lintasan (track).

“Daripada kebut-kebutan di jalan atau bahkan balapan liar, lebih baik kita wadahi, supaya dapat menghasilkan pembalap yang berdaya saing di tingkat Nasional bahkan Internasional, itu yang pertama,” kata Wabup.

Politisi muda partai PDI-P ini menambahkan, ke depan ia akan mengajak para pembalap bukan hanya memikirkan keadaan track saja akan tetapi juga memacu spiritualitas dan religiusitas yang juga ditekankan.

“Penting menanamkan akhlak yang baik, kalau perlu kita akan mengajak shalat tahajud dan sholat subuh bersama nanti,” jelasnya.

Untuk saat ini, Fauzi mengakui keadaan di Sumenep masih belum ada lintasan resmi bagi para pembalap motor yang menunjang bakatnya, sehingga mencari solusi dalam mencari tempat untuk berlatih.

“Walaupun tracknya tidak begitu luas, teman-teman otomotif sudah kita sediakan tempat yaitu Koni, mereka bisa latihan di sana, baik slalom, free style, maupun road race,” tutupnya.

Reporter : Dayat
Editor : Amin
Publisher : Oca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *