Kunjungi KTD Flamboyan, Dedie Rachim Ajak Gali Potensi Alam

oleh -32 views
Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim (kiri) saat mengunjungi KTD Flamboyan.

KOTA BOGOR, Selasa (02/03/2021) suaraindonesia-news.com – Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim mendatangi satu titik Urban Farming di Kota Bogor, yakni Kelompok Tani Dewasa (KTD) Flamboyan yang berlokasi di Jalan Margasari RT 03 RW 05 Kelurahan Margajaya, Kecamatan Bogor Barat, Selasa (02/03/2021).

Di KTD Flamboyan yang baru dilaunching ini, Dedie menyaksikan langsung bagaimana cara warga mengelola berbagai potensi alam. Dimana disana terdapat beberapa bidang usaha seperti budidaya tanaman pangan dan hortikultura.

Lalu ada pengolahan hasil pertanian, pemanfaatan lahan pekarangan, peternakan dan perikanan. Ada total 28 orang anggota KTD Flamboyan yang saat ini masih memberdayakan potensi – potensi tersebut.

“Ini satu lagi titik urban farming di Kota Bogor, yang kita harapkan nantinya bisa produktif dan menghasilkan sesuatu yang bermanfaat bagi warga ke depan,” kata Dedie usai meninjau lahan urban farming di Margajaya.

Oleh karena itu, sambung Dedie, support dari instansi terkait dalam hal ini Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) untuk betul – betul bisa mendata hal apa saja yang dibutuhkan oleh KTD Flamboyan.

“Bisa berupa budidaya lele dalam ember, kemudian pupuk dan juga bibit. Termasuk bibit ayam arab atau kambing dan juga sapi bisa saja dikelola disini. Hanya gimana caranya kotorannya diolah agar warga tidak resah,” jelas Dedie.

Namun pada intinya, sambung Dedie, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui DKPP memiliki potensi serta akses untuk mengembangkan KTD Flamboyan tersebut. Selama memang, bantuan itu memenuhi syarat dan diterima oleh warga secara bersama – sama.

“Insya Allah semua ini untuk warga sendiri. Jadi jangan ada pikiran hanya dikuasai kelompok tertentu, warga harus benar – benar sejahtera,” katanya.

Pengembangan KTD dan beberapa KWT lainnya di Kota Bogor, masih kata Dedie, bertujuan untuk mengantisipasi adanya kasus gizi buruk karena kekurangan nutrisi dari pangan.

“Jumlah KWT di Kota Bogor itu lebih dari 400 dan KTD juga lebih dari 100. Jadi kalau memang sama – sama pemerintah dan masyarakat bahu membahu, kemudian potensi yang ada di masyarakat dan dana anggaran yang ada di dinas bisa disatukan menjadi sesuatu yang positif,” jelas Dedie.

Terpisah, Ketua RW 05 Dedi Wahyudi menambahkan, selain kepada Pemkot Bogor KTD Flamboyan juga mengucapkan terima kasih kepada Baznas Kota Bogor yang ikut membantu di launchingnya KTD tersebut.

“Sekarang tinggal support dari masyarakat di RW 05. Alhamdulillah lambat laun, kita juga jalankan semai – semai, kolam lele dan rumah maggot untuk membersihkan sampah basah organik yang ada di wilayah RW 05,” katanya.

Reporter : Iran G Hasibuan
Editor : Redaksi
Publisher : Syaiful

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *