KALTENG, Rabu (18/11/2020) suaraindonesia-news.com – Seperti diberitakan sebelumnya, demi existensi Tim Reaksi Cepat Perlindungan Perempuan & Anak (TRC PPA), Koordinator Nasional (Kornas) bersama Humas TRC PPA keliling Indonesia bukan isapan jempol belaka.
Kali ini didampingi Koordinator Lapangan (Korlap) berkunjung ke Mapolda Kalimantan Tengah, Selasa (17/11).
Di sampaikan Jeny Claudya Lumowa, selaku Kornas TRC PPA, mengatakan, bahwa kedatangannya bersama Humas Annisyah Gumay dan Korlap TRC PPA ke Mapolda Kalimantan Tengah dengan agenda perkenalan sekaligus pemaparan bahwa TRC PPA adalah mitra Unit PPA (Renakta).
“Kedatangan saya bersama Tim di sambut hangat Kapolda Kalimantan Tengah Irjen Pol. Dedi Prasetyo, S.I.K., S.H., M.H dan Jajaran yakni Kabidokes Polda Kalteng dan Karo Ops,” ucap Wanita yang biasa disapa Bunda Naumi itu.
Masih kata Bunda, dalam kunjungan singkat tersebut, pohaknya menjelaskan kepada Kapolda, guna kelancaran kemitraan bersama Polda Kalteng, TRC PPA segera membentuk kepengurusan di Kalteng sebagai mitra dalam upaya pencegahan dan meminimalisir kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kalteng yang makin marak terjadi.
“Sebagai langkah awal, demi terciptanya pelayanan yang baik terhadap masyarakat, TRC PPA mendukung dan siap membantu pelayanan Ramah dan Humanis di Unit PPA (Renakta) Polda Kalteng,” tegas Bunda Naumi.
“Sayapun kini tak sendiri lagi, ada Humas dan Korlap TRC PPA yang bersedia menemani ke daerah pelosok demi perempuan dan anak Indonesia,” pungkas aktivis kelahiran Surabaya ini.
Dalam kunjungan singkatnya tersebut, Kornas TRC PPA juga menyerahkan satu bandel profile company yang memuat tentang legalitas dan kegiatan yang telah di laksanakan oleh TRC PPA. Dan sebaliknya, Kapoldapun memberi kenangan berupa plakat Polda Kalteng.
“Hasil kegiatan hari ini akan kami laporkan kepada Kapolri sebagai pelindung TRC PPA. Termasuk juga giat TRC PPA mempercantik ruangan Unit PPA (Renakta) Polresta Kota dengan fasilitas ruang Nyaman/Menyusui, Ruang Penyidikan, Ruang Diversi dan Ruang Konseling. Kami sengaja mengutakan polres – polres di pelosok dulu,” tuturnya.(red).












