Kukuhkan Bunda Paud, Bupati Pamekasan ; Siswa PAUD Harus Diajari Local Wisdom

oleh -61 views
Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam mengukuhkan langsung Bunda PAUD Kabupaten Pamekasan, Ibu Nayla Hasanah di Pendopo Mandhepa Agung Ronggosukowati Pamekasan,yang ditandai dengan pemasangan selempang.

PAMEKASAN, Selasa (11/02/2020) suaraindonesia-news.com – Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam mengukuhkan langsung Bunda PAUD Kabupaten Pamekasan, Ibu Nayla Hasanah di Pendopo Mandhepa Agung Ronggosukowati Pamekasan.yang disaksikan seluruh Bunda PAUD kecamatan yang ditandai dengan pemasangan selempang Bunda PAUD dan penyerahan surat keputusan.

Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam tekankan Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kabupaten Pamekasan untuk memberikan pelajaran tentang nilai kultur yang ada di Madura terhadap siswa.

Hal tersebut diungkapkan Baddrut Tamam dalam kegiatan Pengukuhan Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kabupaten, yang digelar Pemerintah Kabupaten Pamekasan,

“Saya memohon, ajari anak anak kita local wisdom atau nilai kultur yang kita miliki,” ucap Baddrut, dalam sambutannya di depan Bunda PAUD Kecamatan.

“Pengabdian ini rasanya 24 jam itu kurang untuk memberikan pelayanan yang terbaik. Maka waktu perjuangan ini kita efektifkan kita terus laksanakan untuk kemudian suatu saat kita berpulang kepada Allah SWT, semua orang mengenang atas perjuangan yang kita lakukan,” paparnya.

Hal tersebut menurut Bupati sangat urgen, yakni sebagai regenerasi, agar para anak didik tersebut bisa tetap mempertahankan budaya yang ada di Madura, khususnya Pamekasan.

“Kalau kemudian tidak diajari etika atau local wisdom maka bisa saja anak akan tercerabut dari akar kesejarahannya. Kalau sudah begitu, akhirnya orang Pamekasan ketika kuliah di Surabaya atau di Jakarta tidak mau pakai Bahasa Madura walaupun bertemu dengan temennya yang asal Madura,” tegasnya.

Sementara untuk diketahui, saat ini di Kabupaten Pamekasan terdapat 902 lembaga, dengan ribuan Bunda PAUD dan ribuan siswa, yang tersebar di 13 kecamatan.

Reporter : May/Ita
Editor : Amin
Publisher : Oca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *