Berita UtamaPolitik

Kristo Blasin : Penetapan Cagub Non Kader Menyakiti Hati Banyak Pihak

Avatar of admin
×

Kristo Blasin : Penetapan Cagub Non Kader Menyakiti Hati Banyak Pihak

Sebarkan artikel ini
gfhgf
Wakabid Organisasi DPD PDI-P NTT, Drs. Kristo Blasin

KUPANG-NTT, Jumat (29/12/2017) suaraindonesia-news.com – Saat ini hampir semua partai politik tengah giat mengkonsolidasikan semua kekuatannya untuk maju bertarung dalam perhelatan politik Pilkada Gubernur dan Wakil Gbernur NTT dan Pilkada Bupati dan Wakil Bupati di 10 Kabipten di NTT tahun 2018. Hal ini justru dialami berbeda oleh DPD PDI-P NTT yang nyaris ditinggalkan oleh sejumlah kader terbaiknya yakni Ketua DPC PDI-P TTU, Raymundus Sau Fernandes, Wakabid Organisasi DPD PDI-P NTT, Kristo Blasin, Waksek DPD PDI-P NTT, Dolvianus Kolo, Daniel Tagu Dedo dan segenap kader dan simpatisan PDI-P di seluruh NTT.

Aksi kekecewaan sejumlah Kader terbaik PDI-P ini akhirnya secara spontan lebih memilih untuk hengkang dari PDIP dan balik melawan PDIP lantaran merasa kecewa dan tidak puas dengan penetapan Marianus Sae sebagai Calon Gubernur NTT dari Partai yang mereka besarkan selama ini.

Wakil Ketua Bidang Organisasi DPD PDI-P NTT, Drs. Kristo Blasin ketika dijumpai suaraindonesia-news.com dikediamannya, Jumat (29/12) pagi pukul 11.00 Wita menguraikan bahwa, proses dan keputusan yang dilakukan oleh PDIP dalam penetapan Cagub/Cawagub NTT dari PDIP sesungguhnya tidak memuaskan dan telah menyakiti hati banyak pihak.

“Bagi saya proses dan penetapan Marianus Sae dan Emilia Nomleni sebagai Cagub/Cawagub NTT dari PDIP penuh dengan kejanggalan dan turut menyakiti hati banyak pihak baik sebagian Kader Maupun masyarakat simpatisan PDIP,” Ungkap Kristo.

Secara tegas Blasin tidak setuju dengan semua proses perolehan SK DPP untuk merebut kekuasaan dengan cara yang instan namun dirinya memberikan proficiay bagi pasangan MS-EN yang dinilai lebih layak oleh DPP.

“Jujur saya tidak setuju dengan penetapan Cagub diluar dari kader yang ada di partai kami, saya menolak cara -cara mendapatkan kekuasaan dengan cara instan, masa orang yang tidak pernah keringat untuk partai tiba-menjadi tuan di partai kami? Tapi keputusan sudah ada dan saya ucapakan proficiat bagi yang sudah dipercayakan oleh DPP silahkan berjuang untuk yakinkan masyarakat NTT untuk membawa NTT ini ke arah yang lebih baik,” Tutur Blasin.

Baca Juga: Pasca Purna Tugas Lebanon, 319 Prajurit TNI 744/SYB Diperiksa di Kupang 

Blasin menilai proses penetapan Cagub/Cawagub NTT dari PDI-P kali ini tidak mengedepankan nilai dari sebuah proses untuk mendapatkan kekuasaan serta tidak lagi mengedepankan musyawarah untuk mufakat tapi lebih mengedepankan kekuatan finansial dari mereka yang dianggap lebih taktis dan lincah bermain ditingkat pusat.

“Proses ini seperti tidak mengedepankan nilai dan musyawarah sebagai sebuah keluarga besar di PDI-P namun dibuat seolah olah hanya mereka yang lebih lincah, taktis dan punya uang yang dianggap lebih benar dimata petinggi partai,” Ucapnya.

Dikatakannya, semestinya para petinggi partai baik di daerah hingga ke pusat yang harus menjelaskan kenapa Calon Non kader yaang ditetapkan namun yang terjadi para petinggi lebih memilih melakukan pembunuhan karakter ketimbang memberi solusi terhadap fenomena penolakan yang terjadi.

“Ini semestinya para petinggi PDI-P yang jelaskan tapi yang terjadi jawaban sebagian petinggi partai sebagian besar belum begitu memuaskan masyarakat NTT,” imbuhnya.

Ketika dimintai komentarnya terkait sikap politiknya kedepan terhadap cagub/Cawagub NTT dalam Pilgub NTT nanti, Blasin mengatakan bahwa dirinya akan mendukung calon pemimpin yang memiliki pengaruh lebih kuat untuk membawa perubahan besar di NTT.
“Semau kandidat telah menemui saya tapi saya akan lebih memilih calon pemimpin yang lebih memiliki pengaruh yang kuat untuk membawa perubahan besar bagi masyarakat NTT. Terlepas dari sekat-sekat primordialisme yang ada, saya akan menentukan sikap politik saya dalam waktu dekat melalui jumpa pers jadi lihat saja,”. Pungkasnya.

Repoter : Yoko
Editor : Amin
Publisher : Tolak Imam