PROBOLINGGO, Selasa (21/9/2021) suaraindonesia-news.com – Sejumlah pejabat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo kembali diperiksa oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Pemeriksaan sejumlah pejabat Pemkab Probolinggo tersebut dilakukan sejak pukul 10.00 WIB, dilakukan diruangan Mapolres Probolinggo Kota, Selasa (21/9/2021).
Sejumlah pejabat yang diperiksa KPK tersebut terlihat saat selesai istirahat Sholat dluhur dan makan siang, diantaranya Seketaris Daerah Pemkab Probolinggo, Soeparwiyono dan Kepala BKD Hudan Syarifuddin.
Usai sholat dluhur dan makan siang kedua pejabat Pemkab Probolinggo itu kembali masuk ke ruang eksekutif Polres Probolinggo Kota, untuk kembali menjalani pemeriksaan yang dilakukan oleh penyidik KPK.
Namun sayang, saat ditanya, Sekda Pemerintah Kabupaten Probolinggo, terkait agenda pemeriksaan oleh petugas KPK, Soeparwiyono, tidak menjawab pertayaan dari sejumlah awak media.
Pemeriksaan yang dimulai pukul 10:00 WIB baru selesai sekitar pukul 19.56 WIB, dan terlihat petugas KPK bergegas keluar dari ruangan Mapolres Probolinggo Kota dengan membawa 2 (dua) koper, satu koper warna merah dan satu koper warna hitam yang diduga berisi berkas.
Koper warna merah dimasukkan kedalam mobil Inova warna silver Nopol B.2190.AB, koper warna hitam dimasukkan kedalam mobil Inova warna hitam Nopol W.1795.AQ.
Pemeriksaan yang dilakukan penyidik KPK kali ini merupakan lanjutan dan penyelidikan kasus OTT (Operasi Tangkap Tangan) petugas anti rasuah Puput Tanriana Sari Bupati Probolinggo, dan suaminya Hasan Aminudin (eks anggota DPR RI), bersama 20 orang ASN yang terlibat kasus jual beli jabatan Pj Kades di Kabupaten Probolinggo.
Reporter : S.Widjanarko
Editor : Moh Hasanuddin
Publisher : Syaiful












