Kota Probolinggo Positif Covid-19 Bertambah 2 Orang, Total Jadi 13 Orang

oleh -83 views
Foto : Peta update sebaran Covid-19 di Kota Probolinggo per 16 Mei 2020.

PROBOLINGGO, Sabtu (16/5/2020) suaraindonesia-news.com – Jumlah pasien positif Covid-19 di Kota Probolinggo per tanggal 16 Mei 2020 bertambah dua orang. Dari sebelumnya ada 11 orang, kini menjadi 13 orang.

Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Wali Kota Probolinggo Soufis Subri saat merilis update Covid-19 bersama awak media melalui Vidio Conference (Vidcon), Sabtu (16/5/20) petang.

Rilies Covid-19 Kota Probolinggo per tanggal 16 Mei 2020 yang dihadiri oleh Sekda Kota, Kepala Diskominfo, Direktur RSUD dr Moh Saleh, dan Kepala Dinkes tersebut, Wawali Soufis Subri menyebutkan, bahwa jumlah orang dalam pemantauan (ODP) sebanyak 301, Pasien Dalam Pengawasan ada 17 orang, dan positif Covid-19 ada 13 orang. Dengan rincian sudah sembuh 3 orang, dalam perawatan 8 orang, dan baru ada 2 orang.

Subri mengatakan, dengan adanya tambahan 2 orang positif Covid-19 ini menunjukkan bahwa paparan Covid-19 di Kota Probolinggo masih terus berjalan. Meskipun yang terindikasi atau yang sudah dinyatakan sembuh ada 3 orang.

“Jadi tambahan 2 orang positif Covid-19 ini, yang satu adalah merupakan tenaga kesehatan (Nakes) yang bertugas di Kabupaten Probolinggo yang domisilinya di Kota Probolinggo. Begitu ada info dari Kabupaten Probolinggo, Dinkes Kota langsung mengarantina yang bersangkutan di Rusunawa. Karena waktu itu infonya Rapidtesnya yang positif,” papar Subri.

Subri menjelaskan, setelah dilakukan Swab per tanggal 9-Mei-2020, sesuai SOP kalau di Kota Probolinggo, begitu Rapidtesnya positif langsung dilakukan Swab. Pengumuman dari Propinsi per hari ini (Sabtu, 16/5/20) ternyata hasil swabnya positif. Maka kita umumkan menjadi tambahan satu kasus baru Covid-19 positif di Kota Probolinggo.

Kemudian tambahan yang ke dua adalah pasien yang masuk di RSUD dr Moh Saleh Kota Probolinggo per tanggal 9-Mei-2020. Pasien ini keluhan pertama kali adalah DB. Karena ada tanda-tanda mengarah ke Covid-19, maka sesuai SOP langsung dilakukan swab. Dan hasilnya yang bersangkutan positif Covid-19.

“Untuk Nakes yang positif Covid-19 tambahan ini berasal dari Kelurahan Ketapang, Kecamatan Kademangan. Dan pasien satunya lagi dari Kelurahan Jrebeng Wetan, Kecamatan Kedupok. Kondisi kedua pasien ini sekarang cukup baik. Satunya sudah pernah dirawat di RSUD dr Moh Saleh Kota Probolinggo sejak 9 Mei sampai 14 Mei 2020. Secara fisik mereka dalam kondisi baik,” jelas Subri.

Subri mengatakan, kedua pasien ini sekarang sudah di isolasi di rumah sakit, kemudian untuk keluarganya sudah dilakukan Rapidtes dan sudah dilakukan tracing untuk melacak kira-kira siapa saja yang pernah berhubungan dengan ke dua pasien tersebut.

“Ini karena kecepatan dari Dinkes dan RSUD dr Moh Saleh. Begitu ada info Rapidtes positif, atau ada tanda-tanda mengarah ke Covid-19 langsung dilakukan pemnatauan sekaligus perewatan semaksimal mungkin, sehingga ke dua pasien dalam keadaan baik,” ungkap Wawali Subri.

Menurut Subri, pasien Covid-19 di Kota Probolinggo semua dalam keadaan, seakan tidak terpapar Covid-19. Ini menjadi suatu atensi bagi kita bahwa Dinkes dan RSUD dr Moh Saleh tidak hanya berhasil menyembuhkan pasien Covid-19, tetapi juga berhasil menjaga kondisi pasien yang terindikasi Covid-19 meski hasil swabnya belum keluar.

“Ini penting bagi kita, bahwasannya semua harus tetap mengikuti protap yang telah disampaikan oleh pemerintah pusat maupun daerah,” ujarnya.

“Kami himbau jangan sampai lepas masker. Karena masker ini adalah senjata palinf ampuh, 70 – 80 persen Covid-19 bisa diputus, atau dicegah penyebarannya. Apabila kita selalu menggunakan masker pada saat keluar rumah,” imbuhnya.

Yang kedua terkait PHBS, cuci tangan, Hansanitizer, tidak menyentuh yang menjadi penunjang Covid-19, termasuk Handle pintu, life, dll.

“Jadi yang bisa mencegah penyebaran Covid-19 itu kalau 70-80 persen adalah masker, sisanya adalah yang lain-lain,” tambahnya.

“Oleh karena itu, sekali lagi untuk seluruh masyarakat kota Probolinggo, karena kita tidak tau kapan, dimana, dan siapa terkait dengan paparan Covid-19 ini sebaiknya untuk melindungi diri kita sendiri dan keluarga, masker wajib dipakai,” pesannya.

Reporter : S.Widjanrko
Editor : Amin
Publisher : Ela

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *