Kota Peternak Sapi Modern Akan Dimulai Dari Sampang

oleh -169 views
Foto : Tempat pembelajaran cara beternak sapi modern sehingga anakan sapi hanya butuh 4 atau 5 bulan sudah gemuk dan siap di jual. Lokasi di Tempat Wisara Alam Tani Ksmpung Panjalin Desa Sokobenah Daya, Kabupaten Sampang. (Foto: Nora/SI).

SAMPANG, Sabtu (5/6/2021) suaraindonesia-news.com – Adanya objek Wisata Alam Tani Kampung Panjalin di Desa Sokobenah Daya, Kecamatan Sokobenah, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, yang pertama di Madura. Juga, menjadi satu-satunya tempat wisata edukasi atau tempat belajar masyarakat tani di Madura.

Salah satunya, tempat pembelajaran ternak sapi modern dan canggih. Sehingga, merawat anakan sapi hanya cukup 4 sampai 5 bulan sapi sudah gemuk dan siap dijual. Menariknya, dalam peternakan penggemukan sapi modern di tempat wisata alam tani kampung panjalin, semua sapi tidur diatas kasur karet agar tidak kedinginan.

Tidak hanya itu, merawat 50 ekor sapi hanya cukup 3 orang pekerja. Sebab, kandang sapi sudah dibuat canggih dan modern. Mulai dari sistem tempat pakan dan minum hingga pembuangan kotoran sapi yang sudah tertata bagus. Bahkan, pakan ternak sapi sudah pakai sistem permentasi dan bisa di kasihkan sapi selama 6 bulan. Sehingga, peternak sapi tidak harus cari pakan sapi setiap hari.

“Peternak sapi modern kami ajari cara pembuatan pakan ternak permentasi dari limbah pertanian (jerami, pohon jagung dan rumput gajah) yang di prmentasi dan diberi campuran gizi. Sehingga, bisa awet sampai 6 bulan tanpa setiap hari cari pakan ternak,” terang H. Agus Widji, manager pengelola Wisata Alam Tani Kampung Panjalin, yang juga seorang pejabat di lingkungan Dinas Pertanian Sampang.

Sedangkan limbah kotoran sapi terang Widji, peternak diajarkan agar memanfaatkan untuk pembuatan pupuk organik atau bokasi, yang bisa digunakan sebagai pupuk tanaman padi, buah-buahan dan sayuran. Yang hasilnya terhadap tanaman cukup bagus dan memuaskan. Sehingga bisa sebagai penghasilan tambahan peternak.

“Kabupaten Sampang akan di jadikan kota peternak sapi modern. Makanya, di tempat wisata alam tani kampung panjalin akan di jadikan tempat belajarnya petani dan peternak di Sampang dan Madura. Bahkan kedepannya, akan dijadikan tempat pembelajaran petani dan peternak dari luar pulau Madura,” papar Agus Widji.

Diungkapkannya, tempat Wisata Alam Tani Kampung Panjalin sudah dikunjungi oleh Kepala Pusat Pelatihan Pertanian dan Pedesaan Swadaya (P4S) dari Malang. Ia datang bersama tim nya. Kepala P4S Malang merasa salut dan bangga di Kabupaten Sampang yang merupakan gudangnya sapi lokal dan lahan pertaniannya luas, ada Wisata Alam Tani sebagai tempat pembelajaran para petani dan peternak di Sampang dan Madura, agar lebih maju dan modern. Sehingga, kehidupan ekonomi para petani dan peternak terangkat dan bagus.

Terakhir Agus Widji memaparkan, di tempat Wisata Alam Tani Kampung Panjalin nantinya akan di buat pelatihan petani dan peternak untuk bertani padi, jagung, sayuran, buah-buahan yang bagus dan sukses. Untuk peternak, bagaimana beternak sapi, kambing, ayam dan itik yang bagus dan sukses. Karena wilayah pertanian di Sampang sangat luas dan juga gudangnya sapi lokal. Tapi selama ini, baik padi dan sapi belum terkelola dengan baik.

Reporter : Muh. Nora
Editor : Redaksi
Publisher : Syaiful

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *