Korwil TRC PA Komnas Anak Sultra Sayangkan Anak di Wakatobi Meninggal karena Gizi Buruk

Reporter: Hai

Kendari, Kamis (19/1/2017) suaraindonesia-news.com – Koordinator Tim Reaksi Cepat(TRC) Perlindungan Anak (PA) Komnas Anak Sulawesi Tenggara (Sultra) sangat menyayangkan bocah berusia tiga tahun, Abiza Warga Kabupaten Wakatobi, Sultra yang meninggal di Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Kota Baubau, Rabu (18/1/2017) akibat kekurangan gizi atau mengalami gizi buruk.

“Saya melihat disalah satu media lokal disini bahwa ada pemberitaan anak bocah usia tiga tahun meninggal dunia karena gizi buruk, dan saya sangat menyayangkan hal itu, kenapa hal ini masih bisa terjadi, kemana pemerintah?,” kata La Ode Ali saat dihubungi melalui sambungan telepon, Kamis (19/1/2017).

Menurut dia, pemerintah setempat seharusnya lebih peka terhadap kondisi masyarakatnya, sebab, sesuai dengan program TRC PA Komnas Anak pada Tahun 2017 ini 10 hak anak harus dipenuhi oleh pemerintah, salah satunya adalah hak anak untuk memperoleh nutrisi atau gizi yang cukup. Namun, faktanya masih ada di Wakatobi seorang anak meninggal karena gizi buruk.

“Kok masih ada ya hari ini seorang anak meninggal karena gizi buruk, seharusnya pemerintah harus peka,agar hal ini tidak terjadi lagi, karena salah satu hak anak itu adalah memperoleh nutrisi cukup dan itu harus dipenuhi oleh pemerintah,” tuturnya.

Untuk itu, La Ode Ali berharap kepada pemerintah setempat(Wakatobi) agar kembali melakukan pendataan kepada masyarakatnya, sehingga dapat mendeteksi jika ada warga khususnya anak-anak yang memerlukan gizi yang cukup. Karena anak adalah genarasi penerus bangsa yang harus kita lindungi dan yang terpenting hak – hak anak itu dapat dipenuhi oleh pemerintah.

“Yang pasti kita berharap kejadian seperti ini jangan lagi terjadi, baik itu di Wakatobi ataupun daerah-daerah lain di Indonesia,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here