Kontraktor di Sampang Banyak Terancam Putus Kontrak

oleh -82 views
Kabag Pembangunan Abdul Hannan

Sampang, Suara Indonesia-News.Com – Mendekati akhir tahun atau masa tutup anggaran 2015, ratusan proyek khususnya pada pengerjaan fisik masih terlihat banyak yang melakukan proses pengerjaan.

Sehingga, hal itu mengancam kepada ratusan rekanan proyek, bakal terancam mendapatkan pinalti alias putus kontrak. Sebab, masa akhir pengerjaan, tinggal 15 hari lagi.

Meski demikian, Hannan Abdullah Kepala Bagian (Kabag) Pembangunan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang. Mengaku optimis jika semua pengerjaan proyek fisik di daerahnya rampung sesuai dengan target waktu yang telah ditentukan.

“Intinya kami tetap optimis semua rampung sesuai dengan kontrak kerja,” jalas Hannan, Selasa (1/12/2015).

Lebih lanjut Hannan mengatakan, jika nantinya ada pengerjaan fisik yang tidak selesai. Maka pihaknya tidak segan-segan memutus kontrak kerja sesuai dengan peraturan.

“Ya jika nanti ada yang tidak selesai maka tidak menutup kemungkinan banyak kontraktor yang akan di putus kontrak,” tegasnya.

Tak hanya itu, Hannan juga mengaku sampai saat ini masih ada sisa paket pegerjaan yang belum di kerjakan sama sekali lantaran ada penolakan warga, yaitu pengerjaan proyek pemasangan box culvert di Jalan Delima Kelurahan Gunung Sekar.

“Untuk yang di jalan Delima memang sampai sekarang belum di kerjakan karena masih ada negosiasi, akan tetapi mudah-mudahan bisa dikerjakan, jika tidak dananya akan kembali ke kas daerah,” pungkasnya.

Sekedar diketahui, jumlah paket proyek fisik di Kabupaten Sampang yang telah dilelang sebanyak 676 paket.(nor/luk).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *