LUMAJANG, Rabu (20 Desember 2017) suaraindonesia-news.com – Komisi Nasional Pendidikan (Komnasdik) Kabupaten Lumajang, Propinsi Jawa Timur, berkomitmen membantu pemerintah dalam hal pelayanan pendidikan, memajukan pendidikan, mengawasi, dan mengkritisi pelaksanaan pendidikan secara internal dan eksternal.
Komnasdik yang sudah terbentuk dan pada hari ini, digelar sebuah pertemuan silaturrahmi antar pengurus di sebuah rumah makan Desa Petahunan, Kecamatan Sumbersuko, Kabupaten Lumajang, Propinsi Jawa Timur, antara para Pengurus Komnasdik Kabupaten Lumajang dengan Pengurus Komnasdik Propinsi Jawa Timur.
“Selama ini kita melihat anak-anak kita luarnya bagus tapi dalamnya rapuh. Tugas kita di sini ikut dan terlibat memperbaikinya”, ungkap Ketua Komnasdik Propinsi Jawa Timur, Kunjung Wahyudi.
Dikatakan, Komnas Pendidikan ini sebagai pengawas ekternal mulai dari PAUD, TK, SD/ MI hingga Perguruan Tinggi, pendidikan negeri, swasta maupun pendidikan di pesantren.
“Dan yang perlu digaris bawahi Komnas Pendidikan bersifat independen, tidak berafiliasi dengan partai politik, tidak dapat anggaran dari APBN maupun APBD,” ujarnya.
Adapun tugas dan pengawalan yang dilakukan salah satu contohnya menyangkut dana BOS, Kartu Indonesia Pintar (KIP), dan lain-lain yang berkenaan dengan dunia pendidikan.
Apabila dalam melakukan tugasnya Komnas Pendidikan menemukan kejanggalan atau temuan negatif menyangkut pendidikan tidak serta menyalahkan dan menjustifikasi.
“Kita bukan eksekutor, tidak mengeksekusi, tapi sebagai mediator. Kalau tetap tidak bisa dimediasi maka akan diserahkan ke pihak berwajib,” paparnya.
Komnasdik ini, kata Kunjung juga menerima dan menindak lanjuti pengaduan masyarakat terkait ketidak beresan pendidikan, baik yang sudah menjadi viral di medsos maupun laporan yang langsung masuk ke Komnasdik.
“Pengaduannya, pun harus jelas. Kalau dari medsos kita konfirmasi bersangkutan. Jika pengaduan, si pengadu harus jelas meskipun kita menjaga sumber tersebut,” katanya.
Tentu saja, kehadiran Komnas Pendidikan Kabupaten Lumajang, kata Kunjung, ada yang senang ada pula yang meragukan.
“Kalau itu yang terjadi biarkan saja.Yang penting jalankan Komna Pendidikan ini dengan benar sesuai AD/ ART,” selorohnya.
Dia mengingatkan agar Komnasdik ini tidak melenceng dan bisa bekerja sama dengan pihak manapun yang punya komitmen membenahi dunia pendidikan di Indonesia.
Reporter : Afu
Editor : Amin
Publisher : Tolak Imam












