KKN Pertanahan Dinilai Sejalan Arahan Presiden, Wamen Ossy Tekankan Peningkatan SDM sebagai Fondasi Pembangunan - Suara Indonesia
Berita UtamaNasionalNewsPemerintahan

KKN Pertanahan Dinilai Sejalan Arahan Presiden, Wamen Ossy Tekankan Peningkatan SDM sebagai Fondasi Pembangunan

Avatar of admin
×

KKN Pertanahan Dinilai Sejalan Arahan Presiden, Wamen Ossy Tekankan Peningkatan SDM sebagai Fondasi Pembangunan

Sebarkan artikel ini
IMG 20260213 133840
Foto: Wamen Ossy saat melepas 619 Taruna/i STPN.

DIY, Jumat (13/02) suaraindonesia-news.comKementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional melalui Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN) melaksanakan program Kuliah Kerja Nyata Pertanahan dan Praktik Tata Laksana Pertanahan (KKNP-PTLP) bagi Taruna/i Tahun Akademik 2025–2026 sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang pertanahan.

Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN, Ossy Dermawan, menilai program tersebut merupakan langkah strategis negara dalam menyiapkan SDM unggul yang siap menghadapi tantangan pembangunan nasional.

“Kegiatan KKNP-PTLP ini sejalan dengan arahan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang secara konsisten menekankan pentingnya peningkatan kualitas SDM sebagai fondasi pembangunan nasional, termasuk apa yang kita lakukan di bidang pertanahan,” ujarnya saat melepas 619 Taruna/i STPN di Pendopo Sasana Widya Bhumi, Sleman, Sleman.

Menurutnya, keterlibatan peserta dalam kegiatan lapangan memiliki nilai penting, baik bagi pengembangan pribadi maupun kepentingan bangsa. Ia menekankan bahwa pembelajaran pertanahan tidak hanya berkaitan dengan aturan dan prosedur, tetapi juga menyangkut aspek sosial.

“Taruna/i belajar bahwa pertanahan bukan hanya terkait aturan dan prosedur. Seperti yang diingatkan Bapak Gubernur DIY dalam filosofi Jawa, tanah juga menyangkut manusia, ruang hidup, dan dinamika sosial di daerah,” kata Ossy.

Dari perspektif negara, ia menyebut program ini sebagai sarana strategis untuk mencetak aparatur pertanahan yang memahami kondisi nyata di lapangan.

“Bagi negara, kegiatan ini adalah upaya menyiapkan SDM yang memahami lapangan, terbiasa bekerja lintas sektor, dan mampu menerjemahkan kebijakan ke dalam konteks daerah masing-masing,” lanjutnya.

Ia menambahkan, pengalaman lapangan akan menjadi faktor penting dalam pembentukan karakter aparatur pertanahan di masa depan.

“Pengalaman lapangan seperti inilah yang akan membentuk aparatur pertanahan yang ke depan menjadi semakin matang dan bertanggung jawab,” tegasnya.

Dalam pelaksanaan program ini, sebanyak 285 Taruna/i ditempatkan di Daerah Istimewa Yogyakarta, 304 di Jawa Tengah, serta 30 lainnya di Aceh dan Sumatera Utara. Program KKNP-PTLP dirancang sebagai bagian dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi sekaligus memperkuat kontribusi Taruna/i terhadap agenda strategis pertanahan nasional.

Kegiatan pelepasan tersebut turut dihadiri Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X, Ketua STPN Sri Yanti Achmad, Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi DIY Sepyo Achanto, Direktur Survei dan Pemetaan Tematik Agus Apriawan, Direktur Pengaturan Pendaftaran Tanah dan Ruang, PPAT dan Mitra Kerja Ana Anida, serta sejumlah kepala kantor pertanahan dan kepala daerah di lokasi penempatan peserta.

Tinggalkan Balasan