Kisah Perjalanan Fifa Perempuan Dari Balung Jember di Australia

oleh -45 views

Berawal Sering Membantu Sesama Wni’kini Menjadi Orang Penting Di Canberra

SuaraIndonesia-news.comterlahirdari orang tidak mampu tidak membuat sisi hidupseseorang terbuang namun dari kegigihannya yang hidupnya selalu di selimuti kekurangan membuat jiwanya bangkit untuk memperjuangkan kehidupan yang lebih layak dan terhormat’hal ini yang di alami seoarang ibu perempuan bernama fifa yang lahir di balung jember 60 tahun silam.

Dengan latar belakang orang yang serba kekurangan perempuan paruh baya tersebut berjuang sendiri untuk memenuhi kehidupan di negeri tetangga dengan pendidikan yang hanya SMP tidak lulus dengan penuh tekad percaya diri dan keyakinan ia ingin mengubah nasib di Negara Australia pada 1978. perjalanan panjang dan melelahkan tidak membuat dirinyamenyerah, ia tinggal di VANUATU SOUTH PACIFIC Negara bagian Canberra Australia.

Di mana situasi politik pada saat itu tidak menentu membuat perjalanan hidupnya tanpa arah dan tujuan.dan kehidupannya semakin terjal saat terjadi mosi tidak percaya di wilayah VANUATU terhadap Negara kesatuan/NKRI. hal tersebut membuat hidupnya tidak aman karena hampir tiap hari selalu menjadi bahan cemohan dan ejekan oleh warga sekitar.

Pada situasi yang tidak memungkinkan nasib mempertemukan fifa dengan dubes RI untuk Canberra {alm} arizal effendi, pertemuan dirinya dengan{alm}arizal effendi berkat najib sebagai perantara dan pada saat itu najib yang saat ini menjabat dubes RI di australia pada saat itu sebagai staf kedubes untuk Canberra Negara bagian Australia.

Dalam waktu yang bersamaan fifa di tunjuk untuk membantu warga indonesia yang terperangkap akibat suhu politik yang tidak menentu VANUATU SOUTH PACIFIC{alm arizal effendi}tanpa bekal yang tidak memadai tentang di plomatic fifa pun ikut berjuang di kedubes RI’membantu warga Indonesia yang berada di Negara bagian Australia tanpa gaji satu rupiahpun dari pemerintah.karena memang ia berjuang ikhlas demi bangsa dan Negara hingga mendapat kepercayaan penuh dari dubes RI{alm}arizal effendi sebagai kordinator penyelamat antar kedua Negara.

Seiring berjalannya waktu kehidupan fifa berangsur membaik. hingga ia bisa mengibarkan sang saka merah putih di pelataran kedubes RI yang di saksikan oleh seluruh karyawan staf dan perdana mentri Australia pada saat itu.fifa yang asli kelahiran balung jember telah mampu melewati masa-masa sulit di negeri orang hingga menjadi orang yang terhormat.

Dengan keberhasilan yang ia capai akhirnya ia pulang ketanah kelahirannya di jember, denganmembawa setumpuk harapan namun ia merasa kecewa dan menyesal, pasalnya kedua orang tua beserta nenek kesayangannya tidak bisa melihat semua keberhasilannya karena keburu di jemput oleh yang maha kuasa, saat itu pila semua harapa dan angan-angan hilang tak berbekas yang ada Cuma tangisan dan rasa penyesalan yang tiada tara membaur jadi satu dalam benaknya.

Namun fifa adalah sosok wanita yang tegar menghadapi segala cobaan ia tidak mau semua itu berlarut-larut dalam kehidupannya dan kini ia pun mulai berkiprah kembali dalam mengarungi kerasnya kehidupan apa yang telah di alami fifa bisa menjadi pelajaran buat kita semua dalam hal ini fifa berharap agar pemerintah tidak mudah melupakan semua perjuangannya.{dik}

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *