JEMBER, Senin (28/06/2021) suaraindonesia-news.com – Pandemi Covid-19 bukan halangan bagi Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Jember untuk terus sosialisasi berupaya menurunkan Angka Ibu Hamil dengan Risiko Tinggi (Risti), Ibu Hamil Kurang Energi Kronis (KEK), Angka Kematian Bayi (AKB), dan Stunting.
Ketua TP PKK Kabupaten Jember, Dra. Hj. Kasih Fajarini, bersinergi dengan Dinas Kesehatan, gelar Program Pendampingan Kader secara daring melalui Virtual Zoom Senin (28/06/2021) di Lantai II Pendopo Wahyawibawagraha.
Tampak hadir serta di sesi acara itu sejumlah perwakilan dari instansi terkait. Sebut saja, ada Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kabupaten (Bappekab), perwakilan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB), Ketua TP PKK Kecamatan, Plt Kepala Puskesmas Se-Kabupaten Jember, Bidan Desa Wilayah Pendampingan Bumil Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), Risti dan Balita stunting, Petugas Promosi Kesehatan (Promkes) Puskesmas Se-Kabupaten Jember, petugas Gizi Puskesmas, dan 157 peserta daring.
Ketua TP PKK Kasih Fajarini berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk melakukan pendampingan kader tersebut. Menjadi fokus dari TP PKK untuk melakukan akselerasi upaya menurunkan tingginya Angka Risti, KEK maupun stunting yang masih lebih tinggi sesudah Kabupaten Probolinggo. Jember masih dihadapkan pada pekerjaan rumah yang satu ini.
Plt Kabid Kesehatan Masyarakat, Dwi Handarisasi, menyampaikan, “Tujuan diadakannya pendampingan tersebut sangat penting sebagai pemberi arahan dan pengetahuan kepada seluruh kader untuk mengurangi angka Risti, KEK, dan stunting di Kabupaten Jember”.
Kegiatan pendampingan ini bagus dilakukan untuk menjaga kondisi ibu hamil dan balita tetap sehat sedini mungkin. Bila si ibu maupun bayinya kekurangan gizi dapat terpantau lebih awal.
Dra Hj Kasih Fajarini mengingatkan pentingnya mendeteksi dini pada ibu hamil. Bila terlihat ada gejala atau tanda kelainan, maka bisa segera diantisipasi dan juga menyiapkan tindakan penanganan secara tepat.
Giat pendampingan kepada para kader ini untuk menambah wawasan para kader agar mereka lebih siap menghadapi kondisi di masyarakat.
“Saling bergandengan tangan dengan sejumlah dinas terkait dapat memberikan pendampingan bagi ibu hamil dan ibu balita dengan anak stunting serta membimbing masyarakat,” terang Fajarini.
Reporter : Guntur Rahmatullah
Editor : Moh Hasanuddin
Publisher : Syaiful













