Ketua MPU Abdya Lantik Pengurus Besar ISBAD Periode 2019-2021

oleh
Wakil Bupati Abdya Muslizar, MT saat menghadiri pelantikan Pengurus Besar Ikatan Santri Aceh Barat Daya (ISBAD) periode 2019-2021 di Gren Ariesta Hotal Blangpidie.

ABDYA, Kamis (15/8/2019) suaraindonesia-news.com – Ketua Majelis Permusyawaratan Uluma (MPU) Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), Tgk. Muhammad Dahlan, resmi melantik dan mengukuhkan Pengurus Besar Ikatan Santri Aceh Barat Daya (ISBAD) periode 2019-2021, di Gren Ariesta Hotal Blangpidie, Kamis (15/8).

Ketua MPU Abdya, Tgk. Muhammad Dahlan dalam arahannya berpesan kepada seluruh pengurus ISBAD untuk terus memberikan pencerahan pada pergerakan organisasi santri untuk menuju kemenangan sejati.

“Kita harus dengan berbagai cara menghilangkan penyakit-penyakit ditengah-tengah masyarakat, penyakit terbesar seperti Narkoba, seksualitas, malas bekerja dan penyakit-penyakit yang diluar aturan pemeritah maupun masyarakat, itu harus kita hilangkan,” tegas Tgk Muhamamd Dahlan.

Selain itu, Tgk Muhammad Dahlan juga berharap, pemerintah bersama-sama pihak terkait lainnya untuk terus membina organisasi Islam, khususnya ISBAD yang baru dilantik.

Wakil Bupati Abdya, Muslizar MT dalam bimbingannya menyampaikan, bahwa atas nama pribadi dan pemerintah mengucapkan selamat atas dilantiknya organisasi santri tersebut.

Menurut Wabup, organisasi bukan hanya milik ketua dan pengurusnya, melainkan milik semua yang terlibat.

“Organisasi adalah satu wadah tempat kita berkumpul dimana terdapat masing-masing latar belakang, itulah yang harus kita pahami untuk menjalankan roda organisasi,” sebutnya.

Sebelumnya, Tgk Roni Arisman selaku ketua pelaksana melaporkan, pengurus besar yang diresmikan hari ini merupakan pengurus perdana dari ISBAD yang terdiri dari Dewan Pendiri, Dewan Penasehat, Dewan Pembina serta Dewan Bidang-Bidang.

Lebih lanjut, Tgk. Roni Arisman melaporkan, pengurus yang diresmikan tersebut berjumlah 52 orang santri dari seluruh Desa yang ada di Kabupaten Abdya.

“ISBAD berjuang demi kemaslahatan Abdya dalam Ahlushunah waljamaah,” ujarnya.

Terkait tujuan pembentukan ISBAD, Tgk. Roni memaparkan, ISBAD diharapakan sebagai salah satu wadah menuju islam yang kaffah dan rahmatan bagi semesta alam.

“Wadah ini juga sebagai salah satu wahana dan sarana untuk beribadah kepada Allah SWT, mengisi abad kebangkitan Islam dengan aktivitas yang Islami,” tukasnya.

Reporter : Nazli
Editor : Amin
Publisher : Mariska

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *