DELI SERDANG, Sabtu (18/02/2023)
suaraindonesia-news.com – Ketua Komisi I DPRD Deli Serdang, Hj. Wastiana Harahap menghadiri peringatan Isra Mikraj Yayasan Perguruan Babul Khairat di Desa Durian Dusun 2 Kecamatan Pantai Labu kota setempat.
Politisi perempuan dari daerah pemilihan (Dapil) 1 Kecamatan Pantai Labu, Beringin, Lubuk Pakam, Pagar Merbau dan Kecamatan Galang ini hadir memenuhi undangan pihak yayasan.
Dalam kesempatan itu, politisi Partai Demokrat menyampaikan, peringatan Isra Mikraj merupakan bagian sejarah Islam yang harus dilestarikan. Selain itu, kegiatan ini juga merupakan wadah silaturahmi bersama warga.
“Saya diundang oleh Ketua Yayasan Babul Khairat Desa Durian melalui Pak Lamri sebagai salah satu tokoh masyarakat di Desa ini. Sebelumnya saya mohon maaf atas keterlambatan saya dan nantinya saya juga duluan untuk meninggalkan acara ini, dikarenakan bertepatan pada hari ini Kabupaten Deli Serdang memperingati hari lahir (Harlah) 100 tahun atau 1 Abad NU,” ungkapnya, saat sambutan.
“Ada 3 ribu orang yang saya koordinir di Muslimat NU, dan sebelum acara puncak, 3 ribu masa dari Muslimat NU ini akan melakukan pawai berjalan kaki dari halaman Masjid Agung menuju Convention Hall lokasi puncak acara Harlah 1 Abad NU makanya saya mohon dimaafkan karena saya duluan untuk meninggalkan acara di sini,” ungkap Wastiana.
Peringatan Isra Mikraj yang sekaligus wisuda purna dan pelepasan santri RA, MIS Babul Khairat ini diharapkan dapat mencetak generasi muda yang Islami dan berbakti kepada orang tua, bangsa juga negara.
“Pesan saya ketika anak-anak yang diwisuda ini sudah bisa menghafal dan lancar membacakan beberapa doa-doa dan ayat-ayat pendek, dan kepada orangtua untuk selalu mengawal anak-anaknya ketika anak sudah tamat,” harap politisi partai berlambang Mercy ini.
“Kemudian untuk Yayasan Babul Khairat saya ucapakan terimakasih karena sudah ikut berpartisipasi dan berperan serta dalam mencerdaskan kehidupan bangsa di tengah-tengah masyarakat khususnya di Dusun 2 Desa Durian semoga menjadi berkah dan manfaat juga bagi pimpinan yayasan,” imbuh Wastiana.
Meski kehadirannya di desa setempat baru pertama kali, namun Wastiana berjanji akan kembali lagi untuk membahas program penting dalam memajukan Kabupaten Deli Serdang.
“Nanti saya akan berkordinasi kembali dengan Pak Lamri agar saya bisa mengembangkan program-program yang ada di Pemkab Deli Serdang untuk disinergikan guna keperluan masyarakat di Kecamatan Pantai Labu pada umumnya dan di Desa Durian khususnya, setelah acara ini saya berharap kita bisa berkordinasi, berkomunikasi dan bekerjasama untuk memajukan daerah yang kita cintai ini kebetulan saya saat ini di ada didalam Banggar (Badan Anggaran) DPRD Deli Serdang jadi tidak menutup kemungkinan program-program pembangunan dan bantuan dari Pemkab bisa untuk direalisasikan,” tegas Wastiana, mengakhiri pidatonya.
Sementara itu Ketua Yayasan Babul Khairat Sarifuddin mengatakan, dirinya merasa sangat terhormat bisa dihadiri oleh anggota DPRD Deli Serdang, Wastiana.
Ia berharap, ke depan jalinan silaturahmi tidak terputus sehingga dapat memberikan informasi baik buat para guru, orangtua siswa juga masyarakat desa.
“Sebetulnya banyak yang mau saya sampaikan kepada Ibu Wastiana termasuk persoalan-persoalan yang dihadapi mereka, baik itu tentang kesejahteraan guru-guru, pembangunan sekolah yang harus diperhatikan pemerintah, yang mana ada beberapa lokal disekolah ini masih butuh perhatian khusus dalam bangunannya, karena bangunan kelasnya yang sudah kurang layak dipakai untuk proses belajar dan mengajar dari asbes yang sudah rusak hingga ketika musim penghujan lokal tersebut tidak bisa digunakan, dan juga tentang kamar mandi untuk siswa yang menurut kami perlu penambahan, dari kesemua itu membutuhkan biaya yang sangat besar, harapannya dengan kehadiran Ibu Wastiana sebagai Anggota DPRD Deli Serdang ada solusi yang bisa diberikan untuk mengatasi masalah di sekolah Babul Khairat,” terang Sarifuddin.
Di waktu yang sama Muhammad Lamri sebagai tokoh masyarakat kepada awak media juga menyampaikan perihal masalah-masalah yang sedang dihadapi masyarakat Desa Durian, selain pembangunan sekolah di Yayasan Babul Khairat juga tentang akses jalan penghubung antara Desa Durian dan Desa Kubah Sentang.
“Saya sangat mengucapkan terimasih sebesar-besarnya kepada Ibu Wastiana, dengan padatnya jadwal kegiatan beliau bahkan hari ini beliau terlihat begitu sibuknya, karena harus mengkoordinir sebanyak 3 ribu orang yang bernaung dalam Muslimat NU untuk memeriahkan pelaksanaan acara Harlah 1 Abad NU di Deli Serdang,” ungkapnya.
Namun begitu, kata Muhammad Lamri, dalam waktu dekat masih akan ada serap aspirasi dari perempuan yang kini menjabat sebagai Ketua Komisi I DPRD Deli Serdang.
Untuk itu, seluruh harapan dan keinginan masyarakat Desa Durian bisa ditampung agar disampaikan nanti pada saat Reses berlangsung.
“Tadi Ibu berpesan kepada saya, nanti ke depan akan dilakukan Reses, reses itu nanti kita buat gabungan aja dari warga Dusun 1,2 dan 3 Desa Durian agar jalan yang belum tersentuh aspal ni diusulkan untuk jadi prioritas dalam pembangunan pengaspalannya di Kecamatan Pantai Labu khususnya untuk di Desa Durian, sehingga ada kontribusi Ibu Wastiana di Desa ini, mungkin dengan hal seperti inilah yang bisa saya lakukan untuk masyarakat di Desa ini dalam pembangunan, bisa menghadirkan seorang anggota DPRD di Desa yang kategorinya di pelosok ini, namun saya tidak akan menyerah untuk berusaha memajukan Desa ini dengan pembangunan program-program Pemkab Deli Serdang yang ada semampu saya,” tutup Lamri.
Reporter: M. Habil Syah
Editor: Wakid Maulana
Publisher: Nurul Anam












