Ketua JPKP Kota Gunungsitoli : Persoalan Padamnya Listrik di Kepulauan Nias Paling Banyak Disebabkan Gangguan Alam

Ketua JPKP Kota Gunungsitoli, Imansius Telaumbanua.

GUNUNGSITOLI, Minggu (14/7/2019) suaraindonesia-news.com – Keluhan masyarakat Nias akibat pemadaman listrik mendapat tanggapan dari Ketua ormas Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan (JPKP) Kota Gunungsitoli, Imansius Telaumbanua.

Kepada media ini, Imansius mengatakan jika padamnya listrik di Pulau Nias di akibatkan oleh faktor alam.

“Padamnya listrik di Pulau Nias dominan akibat gangguan, seperti pelemparan jaringan listrik, benang layang layang yang tersangkut di tali listrik, ranting pohon, pelepah pohon, struktur tanah yang labil dan sebagian besar penyebab lainnya pohon tumbang, pemadaman yang disebabkan gangguan ini mencapai 70% silih berganti setiap jalur dan wilayah bahkan sebatang Pohon bila tumbang mampu padamkan listrik di 5 kabupaten/Kota dikepulauan Nias, sementara 30% lainya karna mesin pembangkit, lepasnya C.O trafo terbakar, tali putus dan ada juga lalainya petugas PLN,” terang Imansius.

Menurutnya, pendapat yang di ungkapkan tersebut berdasarkan pengalamannya hampir 2 tahun dampingi petugas PLN menghadapi persoalan padam melalui ormas JPKP.

“Kita sudah mendampingi petugas PLN selamat kurang lebih 2 tahun terakhir bersama JPKP,” ucapnya.

Selain itu, Imansius juga berpendapat jika masih ada masyarakat tidak mengizinkan tanamannya ditebang, dibersihkan oleh petugas karena masyarakat berasumsi bahwa ada ganti rugi biaya tanaman tersebut.

“Sementara, menurut manajer PLN UP3 Nias, Darwin Simanjuntak pada rapat Konsolidasi DPD JPKP sekepulauan Nias, bahwa biaya ganti rugi tanaman warga yg menganggu jaringan listrik tidak ada dalam anggran PLN,” tukas Imansius.

Reporter : Topan
Editor : Amin
Publisher : Mariska

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here