SUMENEP, Selasa (15/10) suaraindonesia-news.com – Ketua Forum Komite Kecamatan Pasongsongan, Moh Sutiksan, memberikan apresiasi tinggi terhadap kegiatan sosialisasi tata kelola komite sekolah yang diadakan oleh Dewan Pendidikan Kabupaten Sumenep (DPKS) di SDN Pasongsongan 1 Sumenep.
Kegiatan sosialisasi ini merupakan bagian dari Roadshow Tata Kelola Komite Sekolah yang digagas oleh DPKS, sebagai bentuk kepedulian Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojodo, dalam memajukan pendidikan di wilayahnya. Bupati Fauzi meyakini bahwa upaya meningkatkan kualitas pendidikan bukan hanya menjadi tanggung jawab Dinas Pendidikan, kepala sekolah, atau guru, melainkan juga melibatkan semua pemangku kepentingan, terutama komite sekolah.
Moh Sutiksan menyatakan bahwa kegiatan yang diadakan oleh DPKS sangat bermanfaat untuk kemajuan pendidikan di Kecamatan Pasongsongan.
“Kami sangat berterima kasih atas kegiatan ini. Kegiatan ini tentu sangat membantu dalam memajukan pendidikan,” ujar Sutiksan.
Sosialisasi ini dihadiri oleh kelompok kerja kepala sekolah (K3S), guru, serta perwakilan orang tua murid, menunjukkan pentingnya kerja sama antara berbagai elemen dalam dunia pendidikan.
Ketua DPKS, Mulyadi, menekankan bahwa komite sekolah tidak hanya berperan sebagai pengawas, tetapi juga sebagai mitra strategis dalam mengembangkan kebijakan pendidikan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Ia menjelaskan bahwa komite sekolah berperan penting dalam pengambilan keputusan terkait program dan kebijakan di sekolah, termasuk alokasi anggaran, peningkatan sarana prasarana, dan pengembangan kurikulum.
Juru Bicara DPKS, Achmad Junaidi, menambahkan bahwa sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih baik mengenai fungsi dan tanggung jawab komite sekolah, serta mendorong partisipasi aktif dari orang tua dan masyarakat. Ia juga menguraikan berbagai aspek tata kelola komite sekolah, seperti pengorganisasian struktur, peran anggota komite, dan pentingnya transparansi dalam pengelolaan dana.
Selama diskusi, peserta berbagi pengalaman terkait tantangan dalam menjalankan fungsi komite sekolah. Beberapa orang tua menyampaikan kekhawatiran tentang kurangnya informasi terkait kegiatan sekolah, sementara kepala sekolah berharap orang tua dapat lebih aktif memberikan masukan untuk pengembangan sekolah.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang berbagi informasi, tetapi juga sebagai upaya untuk membangun sinergi antara sekolah, komite, dan masyarakat. DPKS berharap melalui sosialisasi ini, setiap sekolah dapat membentuk komite yang efektif dan berfungsi optimal.
Syafiqurrahman, anggota DPKS, menegaskan pentingnya peran semua pihak, terutama orang tua dan masyarakat, dalam keberhasilan pendidikan.
“Saya percaya, dengan tata kelola yang baik, kita bisa menciptakan lingkungan belajar yang lebih baik bagi anak-anak kita,” ucapnya saat menutup diskusi.
Sosialisasi ini diakhiri dengan komitmen bersama untuk mewujudkan pendidikan yang berkualitas dan layak bagi setiap anak di Sumenep.












