Ketua DPRK Abdya Lantik PAW Zulkarnaini Sisa Masa Jabatan 2019-2024

oleh -246 views
Foto: Ketua DPRK Abdya Nurdianto, saat melantik Penganti antar waktu (PWA) Anggota Zulkarnaini sapaan Ukra mengantikan ZulIfan di aula gedung paripurna DPRK.

ABDYA, Senin (25/7/2022) saraindonesia-news.com – Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) menggelar Rapat paripurna Penganti antar waktu (PWA) Anggota DPRK sisa masa jabatan 2019-2024 Zulkarnaini.

Sidang tersebut dipimpin langsung Ketua DPRK Nurdianto yang didampingi Wakil Ke I Sarifuddin, Wakil Ke II Hendra Fadhli. Sedangkan pengukuh sumpah dari kemenag Abdya, Khairul Huda.

Ikut hadir, Bupati Aceh Barat Daya (Abdya) Akmal Ibrahim, Kapolres AKBP Dhani Catra Nugraha, Dandim 0110 Letkol Inf Roqich Hariadi, Kajari Abdya di wakili Kasi Intelijen Joni Astriaman, PN Blangpidie Zulkarnaini, Amrin Salim, Sekda Salman Alfarisi ,Asisten, SKPK, MAA, MPD ,KIP, Ketua Parpol serta lainnya.

“Penganti antar waktu ini diresmikan dengan keputusan Gubernur sebagai Wakil pemerintah pusat,” ujar Ketua DPRK Abdya.

Diketahui, Badan Musyawarah DPRK Aceh Barat Daya melaksanakan rapat tentang penjadwalan rapat paripurna DPRK Aceh Barat Daya dalam rangka pemberhentian dan pengangkatan pengganti antar waktu anggota DPRK Aceh Barat Daya sisa masa jabatan 2019-2024 yang disepakati pada hari Senin tanggal 25 Juni 2022.

“Kepada yang terhormat saudara Zulkarnain yang pada hari ini akan melaksanakan pengucapan sumpah sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Aceh Barat Daya,” terangnya.

Sementara, Bupati Akmal Ibrahim, diawal sambutannya mengucapkan selamat atas mengemban amanah kepada Zulkarnaini yang telah diambil sumpah.

“Kekuasaan hanya milik Allah SWT, Dia akan memberi kekuasaan kepada siapa yang iya mau,” katanya.

Akmal mengatakan, dalam waktu dekat ini, pihaknya akan berakhir masa jabatan sebagai Bupati Abdya, sesuai dengan perundang – undangan.

“Selama ini hubungan legeslatif dan eksekutif terjalin dengan sangat baik, namun diharapkan ini dapat terus berlanjut,” ucapnya.

Selanjutnya, dirinya menegaskan, dalam islam keputusan pimpinan wajib diikuti kecuali yang melanggar dengan agama, hal ini juga jelas dituang dalam beberapa hadits.

Pemimpin, kata dia, sangat mudah meraih surga, juga sangat mudah masuk neraka, tergantung bagaimana cara memimpin.

“Mudah-mudahan ini menjadi awal yang baik, selamat kepada saudara zulkarnain, anggota DPRK sisa masa jabatan 2019-2024,” imbuhnya.

“Dan juga saya akan mengucapkan selamat berpisah, sebelumnya saya pribadi mengucapkan banyak maaf, mungkin selama memimpin banyak kebijakan yang saya buat tidak bisa memuaskan semua kalangan,” pungkasnya.

Reporter : Nazli
Editor : Nurul Anam
Publisher : M Hendra E

Tinggalkan Balasan