Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Berita UtamaPemerintahanRegional

Ketua DPRD Blora Temui Sopir Truk Demo Tolak Aturan ODOL

Avatar of admin
×

Ketua DPRD Blora Temui Sopir Truk Demo Tolak Aturan ODOL

Sebarkan artikel ini
IMG 20250623 185233
Foto: Ketua DPRD Kabupaten Blora, Mustofa (tiga dari kanan bertopi) saat menemui para sopir truk saat aksi damai.

BLORA, Senin (23/6) suaraindonesia-news.com Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Blora, Mustopa, menemui langsung para sopir truk yang menggelar aksi unjuk rasa di Blora.

Para sopir yang tergabung dalam Paguyuban Sopir Blora Mustika (PSBM) menyampaikan aspirasi terkait penolakan terhadap kebijakan Over Dimension Over Load (ODOL) dan pembatasan muatan kendaraan angkutan.

Dalam aksi yang berlangsung di kawasan Blora, para sopir menyuarakan kekhawatiran mereka terhadap dampak aturan ODOL terhadap kelangsungan usaha dan pekerjaan mereka.

“Kami mendengar dan menampung semua aspirasi rekan-rekan sopir. DPRD Blora akan meneruskan tuntutan ini ke pemerintah pusat agar dapat dipertimbangkan secara bijak,” ujar Mustopa kepada para peserta aksi.

Aksi tersebut berlangsung dengan tertib dan mendapat pengamanan dari aparat kepolisian dan TNI. Perwakilan sopir menyatakan bahwa mereka tidak menolak aturan keselamatan, namun berharap agar kebijakan ODOL dapat dikaji ulang dengan mempertimbangkan kondisi ekonomi dan kemampuan operasional pelaku usaha di sektor transportasi barang.

Baca Juga :  Cegah Penyebaran Covid-19, Ditlantas Polda Kalbar Bagikan Masker Dan Imbau Prokes Kepada Pengguna Jalan

Mustopa juga menyampaikan bahwa DPRD Blora berkomitmen untuk memfasilitasi dialog lanjutan antara pihak terkait, guna mencari solusi yang tidak merugikan pihak manapun, termasuk memastikan keselamatan di jalan dan keberlangsungan usaha sopir truk.

Baca Juga :  BPRS Bhakti Sumekar Bersama Bank Jatim Gelar Pasar Murah

Aksi ini mencerminkan harapan para pelaku transportasi agar peraturan dibuat dengan mempertimbangkan aspirasi dari bawah serta situasi sosial ekonomi yang sedang dihadapi masyarakat.